Be an Example! Be a witness in everywhere

Ku menanti seorang kekasih

Posted in My share by Be example on Mei 28, 2008

Aku pnh bilang ke nyokap kalo aku bakalan menikah setelah aku lulus dokter. Ya kira2 umur 25 gt. Nyokap bilang “emang dah siap?”. hehheh… ya belumlah. Wong cm berandai2 doank. Ga ada salahnya kan?! trs aku tanya ke seorang temenku yg udah berumur 30+ tp blm menikah. Dia bilang pernikahan yg ideal itu laki umur 28 ke atas. Krn kalo di bawah 28 kondisinya masih labil. Blm “mateng” lah istilahnya.

Aku bertanya dlm diriku sdr : apa sih sebenernya tujuan aku menikah? apakah cm untuk menikmati kenikmatan yg semua org ingin rasakan? wow.. aku normal lg. Pernikahan cm sekali makanya perlu dipikirkan mateng2. Ga boleh sampai salah melangkah. Jgn gara2 kita udah tuwir lalu asal ambil pasangan tanpa mikir matang2.

Terkadang motivasi aku ke gereja tuh selain cr pengajaran tentunya jg cari pasangan. Tp msh blm ketemu seorang yg membuat hatiku berdebar2. Tp santai2 saja sih kalo aku. Lagian jg kuliah masih sibuk222. Jd ga kepikir bgt. Yg pastinya “carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu”.

Ditandai sebagai:, , ,

FACING THE GIANT

Posted in Hot News, Motivasi by Be example on Mei 27, 2008

TFtg_02dvd Film ini ku dapet dari sahabatku, Donny. Pertama-tama sih waktu dia crita ttg film ini dengan menggebu-gebu, kupikir dia nya aja yg ga pernah nonton film bagus, sampe film yg ga ngetop gitu dibilang bagus ( hehehee…..suuoorrriiii nggot ! )Ternyata, setelah nonton, ‘tu film sarat dengan value yg istimewa. Film itu bercerita tentang seorang pelatih football yang gagalll mulu. Ga ada yang berhasil deh dalam kehidupannya. Nglatih tapi teamnya kalah terus, sampai2 dia mau diganti oleh dewan sekolah tempat dia bekerja. Semua orang tua muridpun tidak menyukainya. Asisten yg sekaligus sahabatnya hampir terprovokasi utk meninggalkannya. Kehidupan rumah tangganya setali tiga uang. Seorang anak yg didambakan oleh mereka tidak juga datang dalam hidup mereka. Dokter memvonis sang pelatih mandul. Sampai suatu hari dia menyerah, dan tanya kepada Tuhan. God, mauMU apa sih? Pertanyaan itu mengubah paradigma sang coach tentang arti pertandingan. Aku teringat sebuah perkataan seseorang. REVOLUSI DATANGNYA DARI ATAS. Ketika seorang leader diubahkan, smua ikut berubah. Dijelaskannya kepada seluruh team, bahwa filosofi mereka bertanding bukan untuk MENANG, tetapi untuk memuliakan TUHAN. Kekuatan karakter itu tertransfer. Semua bersemangat. Semua bertanding tanpa beban. KEMENANGAN tidak lagi jadi hal yg penting, visi utamanya hidup utk memuliakan Tuhan. Pertandingan dimulai dengan berdoa. Bahkan mereka saling berdoa utk temannya. Ada anak yang minta maaf pada ayahnya karena selama ini sudah menjadi anak yg pemberontak. Lalu perlahan Tuhan bekerja. Ketika semua orang tidak lagi mengandalkan kekuatan sendiri dan berhenti meronta, sukacita berkunjung dengan cepatnya. Kesombongan2 sirna, berganti dgn rendah hati. Film ini tdk dibintangi oleh aktor yg ngetop, tidak juga bicara ttg heroisme dan kekuatan sendiri. Tapi bicara ttg penyerahan diri. Satu hal yg aku sendiri masih pergumulkan. Terkadang aku masih ndableg. Pengen jadi pribadi yg bermartabat, dipandang, sukses. Sampai aku diingatkan lagi oleh Tuhan lewat film ini. Visi utamamu nak, adalah memuliakan namaKU! Bukan yg lain. Hal yg kamu inginkan adalah urusanKU. Tidak gampang memang, tapi aku akan coba taat…By the way, ada yg mau nonton filmnya? Hubungi saya yahhh…( Thanks ya Nggot, buat pinjeman filmnya! Thanks ya Ga, sudah meyakinkan aku kalo nulis blog itu asik! )

http://kianlee.blogs.friendster.com/kianlees_blog/2007/06/facing_the_gian.html

Ditandai sebagai:, , , , , , ,

Facing The Giant

Posted in Hot News by Be example on Mei 27, 2008

“Facing The Giant”, yang dimaksud di sini bukan judul film atau buku dengan judul yang sama. Facing the giant atau menghadapi raksasa, artinya kita harus berani menghadapi “raksasa” dalam hidup kita. Raksasa itu bisa berupa masalah, rintangan, hambatan, ujian atau apa saja yang “menakutkan”. Teman – teman, percaya tidak, jika apapun masalah kalian yang kalian hadapi saat ini, itu memang masalah terbesar dalam hidup kalian sampai saat ini, betul? Kalau masalah itu bukan masalah terbesar, tentu tidak akan menjadi sebuah masalah, toh kita sudah pernah menghadapi dan tau solusinya, betul?

Raksasa itu terlihat begitu besar, begitu menakutkan, mengerikan, membuat kita down, depresi, bahkan hilang semangat dan kekuatan. Itu bila kita hanya melihat raksasa itu terus menerus tanpa menghadapinya. Dari jauh, dari nampak, masalah itu begitu sukar dihadapi, tidak ada solusi. Sering kali kita ingin lari atau bersembunyi, atau diam di tempat, mengulur waktu, sampai saatnya tiba kita harus menghadapi masalah.

Lari, sembunyi atrau diam bukanlah solusi. Masalah tidak akan hilang, hanya tertunda sementara, bahkan bisa menjadi lebih besar. Raksasa yang tersebut akan berusaha mendominasi dan mengintimidasi kita. Akibatnya, raksasa kian terlihat besar, dan mental kita kian menciut layaknya liliput.

C’monmust facing that giant!! Cobalah hadapi masalah itu, hadapi raksasa itu, dan kita akan menemukan bahwa ternyata raksasa itu tidak sebesar tampaknya. Masalah yang kita hadapi tidak sesukar yang kita pikirkan, percayalah! Walaupun berat, tetapi bila dihadapi, pasti selesai, lalu finish. Tidak ada masalah lagi, lega, tanpa intimidasi, betul?

Mari kita belajar dari kisah Daud yang menghadapi raksasa Filistin, Goliat. Goliat yang begitu besar, kuat, gagah, perkasa mengintimidasi bangsa Israel, bahkan Raja Saul yang konon berperawakan tinggi gagah, dan perkasa. Saul yang mungkin bisa dikatakan lawan seimbang buat raksasa Filistin pun gentar akibat intimidasi dari Goliat. Tapi coba lihat, seorang Daud yang kecil, imut, bahkan dikatakan pipinya kemerah – merahan ( imut banget ya????) berhasil menghadapi intimidasi Goliat. Pertempuran yang berlangsung berminggu – minggu tanpa hasil karena orang Israel hanya diam akibat intimidasi, dan Saul bersembunyi juga karena intimidasi raksasa, bisa diselesaikan Daud dalam waktu yang singkat. Dan semua selesai dengan kemenangan. Goliat yang terlihat sangat mengerikan dan menggentarkan berjuta – juta pasukan Israel, memakai baju perang lengkap, pedang dan tombak tersebut kalah hanya dengan sebuah ketapel dan batu ali – ali Daud. Waw! ternyata raksasa Goliat kalah dengan semudah itu?

Mari, kita hadapi raksasa di hidup kita masing – masing!!!

JBU

Komentar :

Aku Lucky. Aku sdh 2 kali nonton ini. Pinjem VCD di rental. aku tahu film ini dr teman. pertama kali nonton aku dpt bgt inti ceritanya. trus aku usul ke bagian kepemudaan digereja untuk nonton bareng film ini dan ternyata pas teman-teman pemuda nonton bareng2 digereja mereka bilang filmnya TOP bgt. ya ngebuat lebih SEMANGAT u/ dapetin sesuatu. Ada rekomendasi film2 rohani terbaru yg bisa ditonton sama pemuda2 gereja ga?kl bs yg durasi filmnya ga lebih dr film ini.dapetin VCD/DVD-nya dmn ya?

hm… banyak sebenarnya film film yang mempunyai nilai positif. tapi banyak juga yang enggak ada nilainya, malah berdampak buruk. Film yang bagus… apa ya… PRIDE, sudah nonton belum? yang main saya lupa, org negro sih, tetapi seperti facing the giant, ni film punya nilai moral yang bagus banget.bisa didapat dimana? dimana – mana, saya rasa di tempat jualan dvd bajakan juga ada kali. ato gramedia kadang ada yang ori.

Film ini pula yang menggerakkan hatiku yang lenih kereas dari batu ini untuk tunduk kepada ortu, Tuhan, dan pemimpin rohaniku. Kalo waktu itu aku ga liat ni film di puter di Gerejaku waktu itu, belum tentu saat ini aku kembali ke teman-teman seimanku. .Ingin rasanya, cerita apa yang ku alami ketika aku melihat film ini, tapi, mungkin lain kali jika Tuhan mengijinkan aku menemukan web ini, aku akan cerita. JBU all. .
N remember, whatever may happen to you, one thing you have to remember, that GOD will never leave you, He always beside you, and always give you some support to finish His mission in your life’s.

Tuhan Yesus bener2 Allah yang luar biasa bagi kita semua. Smoga kedepan semakin banyak sutradara2 yang tertarik membuat film kya gini biar bisa berkat bwt smua orang. God bless you all^_^

satu scene dalam film yang buat saya tersentuh sama satu kalimat yang mengandung makna, apakah pada saat kita sedang dilanda kesusahan kita juga masih tetap cinta Yesus?

Wah,salut buat segenap crew film ini. Film ini bener2 bisa menjadi berkat buat banyak orang,terutama aku. Semalam saya kontemplasi, bahwa dalam jiwa ini ada ruang/gap yang membuat kita enggan menerima kasih Yesus. Ruang itu harusnya dikosongkan dengan membuka hati dan pikiran kita.

Supaya lebih sip, baca juga buku Facing Your Giant karangan Max Lucado.

facing the giant!!!!!!!!!!! brillian b_G_t dehhh!! pkoknya, ne dulu baru namanya film yang ngerubah semua hal!
aku tambah percaya n yakin ma TUHAN YESUS
up 4 tombs 2 you

————————————————————————————–

Hmmm.. kami upload artikel ini dari http://godlove.wordpress.com

Film Facing the Giant emang bener2 mengubahkan. Scr keseluruhan film ini layak untuk anda tonton. Dan filmnya pun sudah ada dimana2. Sya kemarin coba cari ke rental yg kecil ada udah ada filmnya. Emang udah lama sih. Saya tau film ini justru saat dosen Public Health saya sedang mengajar kerjasama tim. Luar biasa. Dia yg notabene org sebrang mengakui kalo film ini bener2 luar biasa. Fantastis.

Ditandai sebagai:, , ,

Apa yang Terjadi dengan Kehidupan Seksual Kita?

Posted in Relationship by Be example on Mei 25, 2008

Tuhan menciptakan seks. Sebagai perancang seks, saya tidak meragukan bahwa Dia menciptakan seks untuk kita nikmati selain untuk tujuan prokreasi. Namun, mengejutkan bagaimana banyak pasangan suami istri mengabaikan hubungan seksual mereka. Untuk alasan inilah saya pikir, ini waktunya untuk memeriksa dorongan seksual dari pembaca artikel saya. Saya tertarik menulis topik ini setelah menerima banyak pertanyaan tentang “seperti apa yang disebut normal” dalam hubungan pernikahan khususnya menyangkut hubungan seksual. Banyak pertanyaan mengenai mengapa hubungan seksual mereka berkurang dan kalaupun berhasil memulai lagi dengan semangat, lama-kelamaan peningkatan itu juga turun drastis dan lenyap.

Saya tidak bermaksud membuat artikel ini menjadi artikel “X-rated” karena tidak memuat informasi-informasi yang berlebihan. Saya hanya ingin menuliskan beberapa pertanyaan yang agak sulit. Saya ingin kita semua (pasangan suami istri) dapat mengenali akar masalah yang sudah menjalar luas ini, yang perlu dibicarakan lebih lanjut. Coba pertimbangkan surat yang baru saya terima mengenai topik ini:

Dr. David yang terhormat. Saya telah menikah dengan suami saya selama 15 tahun dan kami mempunyai 3 orang anak. Saat kami baru-baru menikah, saya dan suami menikmati hubungan seksual yang sangat aktif. Kami merasa sangat tepat untuk satu sama lain, menikmati kesenangan yang sama, dan saling menghormati batasan masing-masing. Namun selama 5 tahun terakhir suami saya menunjukkan penurunan minat seksual. Kami biasanya melalui beberapa bulan tanpa satu pun dari kami yang menunjukkan minat seksual kepada satu sama lain. Saat saya berusaha membicarakan hal ini dengan dia, dia membuat banyak sekali alasan. Dia berjanji hal-hal ini akan mengalami perkembangan, tapi ternyata tidak.

Saya telah menjadi sangat curiga dan penasaran. Saya bertanya-tanya apakah dia telah berselingkuh. Dia bilang dan berjanji bahwa dia tidak berselingkuh, tapi apa lagi yang bisa saya pikirkan? Dia tidak menunjukkan ketertarikan terhadap saya, walaupun saya berusaha menjaga diri saya tetap terlihat menarik. Apa masalahnya? Apakah itu karena sesuatu yang saya lakukan, ataukah memang wajar bagi para pria untuk kehilangan minat seksual saat mereka mendekati usia paruh baya? Saya mulai meragukan dia, meragukan diri saya sendiri, dan menemui jalan buntu. Tolong saya…

Pertanyaan di atas sangat bagus. Banyak istri dan suami, bertanya-tanya apakah yang sebenarnya telah terjadi pada kehidupan seksual mereka. Mari pertimbangkan tentang beberapa kemungkinannya, dan ada kesempatan bagi yang lain untuk ikut berkomentar berdasarkan pengalaman mereka.

Memang adalah hal yang wajar jika energi seksual semakin berkurang jika usia makin bertambah tua, tapi keraguan Anda patut dipertanyakan. Kepercayaan bahwa kehidupan seksual mengalami penurunan drastis (atau bahkan vakum) karena usia mendekati paruh baya adalah sebuah mitos. Riset menunjukkan bahwa hal itu tidak benar. Anda mengalami masalah yang signifikan dan Anda harus mulai memeriksanya dengan memperoleh diagnosa yang akurat. Karena sama seperti masalah yang lain, diagnosa yang akurat akan membuat kita bisa menemukan solusi yang efektif.

Saat mengalami masalah-masalah seksual, berikut ini beberapa pertanyaan yang seharusnya dibahas oleh setiap pasangan:
1. Apakah Anda mengesampingkan masalah-masalah fisik?
2. Apakah Anda sudah berbicara bersama dengan seorang dokter tentang persoalan yang Anda hadapi?
3. Bagaimana aspek emosional dari pernikahan Anda?
4. Seberapa bergairahnya hubungan Anda berdua?
5. Apakah Anda telah membangun sisi kejutan dan petualangan dalam pernikahan Anda?
6. Apakah hubungan Anda bebas dari ketegangan dan konflik yang berlebihan?
7. Apakah Anda dan pasangan Anda bersahabat dekat?
8. Apakah Anda berbicara tentang hubungan seksual Anda, selalu berusaha untuk menjaga hubungan Anda tetap segar dan menarik?
9. Apakah Anda telah membuat batasan-batasan yang sehat sehingga kemungkinan selingkuh bisa diminimalisasi?
10. Bagaimana hubungan spiritual Anda? Sudahkah Anda mengundang Tuhan ke dalam pernikahan Anda?

Jawaban Anda terhadap pertanyaan-pertanyaan di atas akan menolong Anda melakukan diagnosa yang akurat. Tentukan apakah masalah dalam hubungan seksual Anda berakar pada masalah fisik atau emosional, tentukan penyebabnya dan berusahalah menemukan solusinya. Pastikan pasangan Anda bersama-sama dengan Anda dalam mencari diagnosa yang akurat, lalu temukan solusinya bersama-sama pula.

Jika penyebabnya karena masalah fisik, ada solusinya. Seorang dokter spesialis dapat membantu Anda untuk menemukan pengobatan dan perawatan yang tepat untuk masalah tersebut. Walaupun mungkin solusinya membutuhkan eksplorasi yang kreatif, tapi solusinya tersedia.

Namun mayoritas masalah seksual berakar dari masalah-masalah dalam hubungan pernikahan. Ketegangan yang berlebihan, kesibukan, konflik yang tidak terselesaikan, kemarahan, dan masalah-masalah hubungan yang lain menciptakan jarak.Adanya jarak membuat tidak adanya keintiman, terutama keintiman seksual. Bersepakatlah bersama untuk memperbaiki masalah-masalah yang menyebabkan jarak itu tercipta.

Akhirnya, penelitian menunjukkan hubungan seksual yang sehat terjadi jika kedua pasangan berkomitmen untuk menjaga hubungan mereka tetap terisi dengan kejutan, kelembutan, dan petualangan. Bagaimana pemikiran Anda mengenai masalah ini? Apa yang telah membantu Anda dalam hubungan seksual Anda? Apa yang menimbulkan masalah dalam hubungan seksual Anda?

www.jawaban.com
Ditandai sebagai:, , , , ,

Be a blogger, be blessing the people

Posted in Hot News by Be example on Mei 25, 2008

Aktivitas membuat blog telah menjadi hobi kebanyakan org saat ini. Internet telah menjadi media yg memberi kesempatan untuk menuangkan ide scr bebas dan independen. Bak jendela menuju dunia yg tanpa batas.

Saya sendiri telah mulai aktif blogger sejak januari 2008. Waktu itu saya coba2 buat krn kebetulan jg ada promosi internet gratis dari salah satu provider GSM. Bermodal Nokia 3230, kabel DKU-5 (35rb) dan Komputer Pentium 4 2,6 GHz cukup untuk membuat 1 perangkat inet di kostan. Hmm. John Maxwell pernah mengatakan “Mulailah sesuatu yg besar dari kamarmu sdr”.

Semoga blog ini bisa menjadi berkat bagi org lain. Blessing the world with God’s word. GBU

my another blog : solagrace.wordpress.com

Ditandai sebagai:, ,

Healing Words

Posted in Daily devotional, renungan by Be example on Mei 24, 2008

Today’s Scripture

“…the tongue of the wise brings healing”

Today’s Word from Joel and Victoria

Are your words bringing healing to the people around you? The Bible clearly tells us that life and death are in the power of our tongue. We can use our tongue to build people up and encourage them with words of healing, or we can just as easily sow negative seeds with our words. The Bible says that the tongue of the wise brings healing. Choose to be wise today by choosing healing words. Choose to look for the best in others and build them up. Choose healing words over gossip; choose words of freedom and peace over anger and judgment. Let your words uplift and encourage the people in your life. Speak strength and hope to others. As you use your words to bring healing, God will pour out more of His wisdom in your life. You’ll reap the harvest you’ve sown with your words. God will pour out His blessing and increase in your life so you can live the abundant life He has in store for you.

A Prayer for Today

Father in heaven, today I choose to be wise and bring healing to others with my words. I ask for increase of Your power and ability in my life so that I can live to honor You in all I do. In Jesus’ Name. Amen.

Ditandai sebagai:, ,

Get Wisdom

Posted in Daily devotional, renungan by Be example on Mei 24, 2008

“Wisdom is supreme; therefore get wisdom” (Proverbs 4:7).

Today’s Word from Joel and Victoria

God wants us to know Him better. He wants us to know what to do in every situation. He wants us to have His wisdom so we can live the abundant life He has prepared for us. Wisdom is simply knowing the mind of God about a particular thing. It’s found in the Word of God. Proverbs says that when we reverence and honor the Lord, it opens the door to wisdom in our life. God’s wisdom is not like earthly wisdom. In other words, God’s wisdom won’t always make sense to your natural mind. For instance, the world’s wisdom says in order to increase, keep what you have. God’s wisdom says to give what you have and it shall be given back to you in greater measure. God’s wisdom is supreme. How do you “get” wisdom? First of all, James tells us simply to ask for it. And then open your heart to the Word of God; obey His commands and honor Him. As you are diligent to seek wisdom, you will find it. As you honor the Lord, He will honor you. He’ll pour out His favor on you, and you’ll live in wisdom and blessing all the days of your life.

A Prayer for Today

Father in heaven, thank You for the privilege to boldly come before Your throne of grace. I humbly ask You for wisdom, for understanding, for Your direction. I receive it all now, in Jesus’ Name. Amen.

www.joelosteen.com

Ditandai sebagai:, , , ,

Sealed By God

Posted in Daily devotional, renungan by Be example on Mei 24, 2008

“…I will make you like my signet ring, for I have chosen you,’ declares the LORD Almighty” (Haggai 2:23).

We don’t often hear about signet rings anymore; but in Bible times, they were very significant. The signet ring was used to identify the message or messenger and the authority they had. In other words, you knew something was from the king because it was marked by His signet ring. It was representative of power and authority. This verse is saying that you are the mark of authority of Almighty God. You have been chosen and set apart to be identified with Him. When you have someone’s power and authority, you have access to everything they have. It’s like having power of attorney; you have the authority to act on behalf of that individual. As a believer in Jesus, marked with His seal, think of all you have access to today. Think about the authority you have. Everything He has is available to you—healing, provision, strength, peace, joy. You have been given authority to “sign His name” in order to receive His blessings. You are God’s seal, and you are marked to live the abundant life He has in store for you!

A Prayer for Today

Heavenly Father, thank You for choosing me and calling me Your own. Help me to fully understand the authority You’ve given by Your Son Jesus. I receive all You have for me. In Jesus’ Name. Amen.

Today’s Scripture
Join and receive email Today’s Word from Joel and Victoria : www.joelosteen.com

Ditandai sebagai:, , ,

Set Apart

Posted in Daily devotional, renungan by Be example on Mei 24, 2008

“But now since you have been set free from sin…you have your present reward in holiness and its end is eternal life” (Romans 6:22).

Holiness is a powerful force in our lives. It leads us to eternal life. Holiness simply means being “set apart.” You are set apart when you accept Jesus as your Lord and Savior. He makes His home in you, and His holiness lives on the inside of you, too. The Bible tells us that without holiness, no one can see God. God sets us apart and calls us His own, but it’s up to us to continue living a life that is set apart from sin and destructive influences. We have to set ourselves apart from our old ways, old behaviors, and old mindsets. Remember, God chose to set you apart for Himself because He loves you. He doesn’t want anything to keep you from His promises and blessings. Make the decision to let go of anything that would hold you back today. Remember, you are set apart for God’s purposes. Let that sink down into your heart today and fill you with hope. As you embrace holiness and live a life that is set apart, you will see God, and you will live the abundant life He has in store for you!

A Prayer for Today

Father in heaven, thank You for setting me apart and making me holy in Your sight. I choose to live a life that is set apart and pleasing to You. Fill me with Your peace and power today so I can honor You always. In Jesus’ Name. Amen.

Today’s Scripture : Today’s Word from Joel and Victoria

www.joelosteen.com

Ditandai sebagai:, , , , , ,

Penyembahan Hati

Posted in Teaching, renungan by Be example on Mei 18, 2008

Mazmur 57:2
Aku berseru kepada Allah, Yang Mahatinggi, kepada Allah yang menyelesaikannya bagiku.

Pemimpin pujian yang hebat mengerti bagaimana caranya masuk ke dalam hadirat Tuhan dengan segala keberadaan mereka, bagaimana mereka mempersiapkan diri dalam pujian dan penyembahan (lihat Ulangan 10:12). Mereka tidak hanya sekedar bangun di pagi hari, membersihkan diri lalu menyisir rambut mereka sebelum mereka pergi ke gereja. Mereka mengerti bahwa pengurapan datang dari pengejaran yang tulus akan kasih Tuhan dengan segenap hati mereka.

Demikian halnya saat Anda datang pada Tuhan di pagi hari, Anda datang dengan sikap hati yang penuh dengan penyembahan, menyatakan pengagungan dan ucapan syukur atas kesetian-nya atas hidup Anda. Tuhan berjanji tidak akan pernah meninggalkan Anda dan akan senantiasa menyertai Anda sepanjang hari (lihat Yosua 1:5).

Miliki Saat Teduh

Mazmur 19:9-10
Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya, lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah.

Terkadang saya menyediakan waktu sampai seharian penuh hanya untuk berdiam diri dengan Tuhan. Saya menghentikan semua aktivitas saya dan mulai mencari Dia. Saya tahu saya tidak akan bisa mulai mendengar suara Tuhan jika saya tidak memiliki saat teduh dengan-Nya.

Sangat penting untuk memiliki saat teduh dan menyendiri bersama-Nya. Anda mungkin berpikir bahwa Anda tidak memiliki banyak waktu, namun jika ada orang yang memberikan sembako di mall senilai seribu dolar secara cuma-cuma, Anda pasti akan menemukan waktu untuk pergi ke sana. Jangan habiskan waktu Anda hanya dengan melakukan seluruh aktivitas Anda, namun berdiam dirilah sehingga Anda siap mendapat perhatian dari Tuhan.

Tingkatkan Efektifitas Hari Anda

Mazmur 33:18-19
Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya, untuk melepaskan jiwa mereka dari pada maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.

Saat saya berbicara tentang mencari Tuhan terlebih dahulu, banyak orang yang berpikir bahwa mereka harus bangun pukul tiga pagi!! Saya tidak berbicara mengenai bagaimana Anda melakukannya. Saya bahkan tidak menyarankan Anda untuk berdoa selama satu jam. Saya hanya mengatakan jika Anda ingin menikmati seluruh hari Anda dalam kebaikan, Anda harus memiliki waktu mencari hikmat Allah di pagi hari.

Memiliki waktu dengan Tuhan menambahkan tahun hidup Anda! Tuhan ingin sekali memberikan pengetahuan dan pemahaman-Nya kepada kita. Firman-Nya berkata, “Karena oleh aku (hikmat dari Allah) umurmu diperpanjang, dan tahun-tahun hidupmu ditambah” (Amsal 9:11).