Anda Adalah Orang Beriman

- Jawaban.com -
“Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji.”( Korintus 13: 5)
Marilah hari ini kita akan memeriksa kesehatan iman kita. Berapa nilai Anda? Apakah Anda lulus dari tes ini? Berita baiknya adalah bahwa Anda mungkin lulus dengan nilai yang lebih baik dari yang Anda kira.
Mengapa demikian? Karena faktanya bahwa Anda sampai sekarang tetap berjalan dengan iman tanpa Anda sadari, dan itu adalah bukti yang cukup bahwa iman Anda adalah seorang percaya. Bahkan di saat iman Anda meragukan keberadaan dan kekuatan Tuhan. Karena pada hari-hari seperti itu pula iman Anda akan naik ke kelas selanjutnya.
Perjalanan iman adalah seperti saat Anda naik sebuah pesawat terbang. Anda tidak pernah melihat pilot yang dalam kemudi. Anda mungkin tidak pernah bertemu dengannya muka dengan muka. Tidak peduli pilot tersebut lulusan sekolah pilot mana, atau dengan predikat kelulusan apa, Anda akan tetap masuk ke pesawat itu, percaya bahwa ia bisa mengendalikan dan menerbangkan pesawat itu selamat sampai tujuan.
Tidak ada hari dimana Anda tidak percaya bahwa ada Tuhan sedang mengemudikan kendaraan luar biasa ini yang disebut bumi. Itu adalah iman! Kita naik ke pesawat luar angkasa yang luar biasa ini, bepergian dengan kecepatan yang luar biasa dan percaya bahwa ada Tuhan yang sedang mengemudikannya, itu adalah iman!
Dunia akan menjadi sangat rusak bila tidak ada Tuhan yang mengendalikannya. Hati kita selalu berkata bahwa ada yang mengendalikan bumi ini walaupun kita belum pernah bertemu dengan-Nya. Mungkin kita tidak mengenal-Nya tapi kita percaya kepada-Nya! Itu adalah iman!
Dengan iman kita mengenal Dia! Dengan iman kita mempercayai Dia! Saat kita bergaul dengan Yesus, pilot yang tadinya tidak kita kenal akan keluar dan menemui kita secara personal. Saat kita tahu tentang Dia, itu adalah iman!
Mantan Pastor Jadi Presiden

Total View : 183 kali
Mantan pastor Fernando Lugo memenangkan pemilihan umum bersejarah di Paraguay. Lugo yang status pastornya dibekukan Vatikan karena masuk dalam politik pada tahun 2006 itu mengalahkan kandidat dari partai yang telah berkuasa selama 61 tahun.
Lugo diumumkan menang oleh Pengadilan Pemilu dengan suara hampir 41 persen mengalahkan 31 persen yang diraih Blanca Ovelar dari Partai Colorado yang berkuasa. Lugo menghancurkan impian Ovelar menjadi presiden wanita pertama Paraguay. “Hari ini kita bisa bermimpi sebuah negara yang lain,” kata Lugo, 56. “Paraguay tidak akan diingat lagi untuk korupsi dan kemiskinan, namun karena kejujuran,” kata Lugo Selasa lalu, menurut Agence Presse France.
Ovelar yang partainya telah berkuasa sejak 1947 mengakui kekalahannya sebelum hasil final keluar. “Kami mengakui dengan besar hati bahwa hasil pemilihan presiden tak bisa dipungkiri,” kata Ovelar.
Kandidat lain, Lino Oviedo, seorang pensiunan kepala angkatan bersenjata yang membantu kudeta militer yang baru berakhir 35 tahun setelahnya di bawah Alfredo Stroessner (1954-1989), hanya mendapat 22 persen suara.
Dalam pidato kemenangannya di depan pendukungnya, Aliansi Patriotik untuk Perubahan, Lugo menyatakan Pemilu ini menunjukkan bahwa ‘orang kecil bisa menang’. “Kamu semua bertanggung jawab atas kebahagiaan mayoritas rakyat Paraguay hari ini,” kata Lugo yang kemudian disambut teriakan pendukungnya.
Masuk seminari di usia 18 tahun, 7 tahun berikutnya Lugo diangkat menjadi pastor dan akhirnya menjadi uskup San Pedro, kawasan termiskin Paraguay, 3 tahun lalu. Namun, setahun setelah menjadi uskup, Lugo memilih mengabdi pada rakyat yang lebih luas ketika memimpin demonstrasi 40 ribu orang pada Maret 2006 menentang presiden Nicanor Duarte yang berkuasa.
Lugo kemudian terkenal sebagai ‘pastor merah’ atau ‘pastor si miskin’. Sebuah sebutan membahagiakan bagi pastor penganut Teologi Pembebasan, yang melihat Yesus Kristus sebagai pembebas kaum tertindas itu. Namun otoritas Gereja Katolik Roma menilainya sebagai ‘belati penusuk tubuh gereja’.
Lugo kemudian didorong oleh rekan-rekan oposisi untuk maju menjadi capres Paraguay. Dengan menggandeng 20 kelompok politik minoritas yang tergabung dalam Aliansi Patriotik untuk Perubahan, Lugo pun melaju ke Istana Presiden dengan meraih 41 persen suara.
Ia merupakan presiden lajang kedua yang memerintah Paraguay sejak 1928. Setelah mengalahkan calon dari Partai Colorado yang telah berkuasa selama 61 tahun, Lugo akan dilantik menjadi presiden pada 15 Agustus 2008 nanti.
“Hal pertama yang tertanam di hati saya adalah: rakyat pribumi kami…atas utang sejarah yang kami miliki pada mereka,” kata Lugo. “Merekalah pemilik sebenarnya tanah Paraguay ini,” katanya sesaat setelah keme
nangan.
“Tidak akan ada lagi rakyat yang mati kelaparan, tuberkolose atau kekurangan pengobatan,” tambahnya. “Sekarang dimulai, sebuah era baru dalam politik Paraguay bermula,” katanya.
Sebuah pembaharuan sedang terjadi. Semoga rakyat Paraguay akan mengalami kesejahteraan, dengan presiden yang memiliki kepedulian kepada orang miskin ini.
www.jawaban.com
Paris Hilton Cari Sahabat
e Life,” saat itu dia didampingi sahabatnya Nicole Ritchie dalam acara tersebut. Setelah itu dia juga muncul dalam beberapa film juga meluncurkan album lagunya sendiri.Kasih Tuhan Dalam Kenaifanku

Suami Lestari adalah seorang yang keras. Saat menjalani hubungan dengan Lestari, tidak ada seorangpun yang dapat menghalanginya. Bahkan orang tua Lestari pun ditantang untuk tidak menghalangi hubungan mereka. Tentu saja sikap suaminya saat itu membuat semua orang yang mengenal Lestari tidak menyetujui hubungan mereka. Bahkan ayah Lestari sendiri memilih untuk mati daripada melihat Lestari menikah dengan lelaki kasar seperti itu. Teman dan bahkan pembantu Lestari sekalipun tidak setuju dengan hubungan Lestari. Namun Lestari tetap melanjutkan hubungannya. Lestari sepertinya tidak dapat melepaskan pria itu sampai akhirnya mereka pun menikah.
Namun pernikahan itu jauh dari apa yang Lestari harapkan. Hari-hari Lestari dilalui dengan kekerasan. Lestari sangat sedih melihat kehidupan pernikahan yang dijalaninya. Sampai akhirnya Lestari memutuskan untuk pergi ke Sukabumi menenangkan pikirannya. Namun Lestari tak dapat lama tinggal di sana karena hatinya sangat gelisah. Lestari merasa telah terjadi sesuatu saat ia meninggalkan suaminya di rumah.
Setibanya di rumah, pembantunya mengatakan kalau suaminya telah pergi dengan perempuan lain yang tak dikenalnya. Ternyata perasaan Lestari benar, selama ia di Sukabumi suaminya telah membawa perempuan lain ke atas ranjang mereka yang seharusnya hanya untuk Lestari dan suaminya. Lestari melihat foto seorang wanita terpajang di atas ranjang mereka. Lestari hanya bisa tertegun, hatinya seperti diiris sembilu, pedih sekali.
Malam itu Lestari stress berat, sehingga ia meminum banyak bir supaya dapat tidur. Dan selama empat hari, Lestari tidak makan dan tidur. Sepertinya langit di atas runtuh menimpa kepalanya. Kebetulan ada sebuah Alkitab di kamarnya yang sudah lama tidak dibukanya. Lestari kemudian mengambil dan membacanya. Saat Lestari membuka Alkitab, matanya tertuju pada sebuah kalimat, “Jangan engkau takut, jangan engkau gentar“.
Setelah sekian lama waktu berlalu, Lestari mengira suaminya telah menyadari kesalahannya. Tapi ternyata, suaminya masih tetap pada obsesinya terhadap wanita. Suaminya mengatakan bahwa ia mencintai wanita lain dan bermaksud menikahi wanita itu. Namun suaminya berjanji jika pernikahannya dengan wanita itu gagal, maka ia akan kembali kepada Lestari. Berpegang pada janji suaminya, Lestari mengijinkan suaminya untuk menikah kembali meskipun hatinya sebenarnya pedih sekali.
Setahun kemudian pernikahan suaminya gagal dan Lestari ingat akan janji suaminya yang akan kembali padanya. Lestari pun mendatangi suaminya dan menagih janji yang pernah diucapkannya dulu. Namun yang terjadi sungguh benar-benar di luar dugaan Lestari. Dengan kasar, suaminya malah mengusir Lestari pergi dan mengatakan bahwa dirinya sudah tidak mencintai Lestari lagi.
Lestari pun menginap di rumah temannya dan ia terus-menerus menangis dari malam sampai pagi. Setiap hari Lestari hanya duduk merokok sampai ia dapat menghabiskan tiga bungkus sehari. Tidak ada yang berani melarang Lestari karena Lestari sama sekali tidak mau diganggu.
Hingga pada suatu hari, tetangganya mengajak Lestari ke gereja. Entah kenapa Lestari pun menerima ajakan itu. Pada saat mendengarkan khotbah, Lestari merasa bahwa dirinya itu sebenarnya sangat berharga. Karena Tuhan Yesus datang ke dunia untuk mengangkat dirinya yang telah berdosa. Lestari menangis, dirinya menemukan tangan Tuhan sedang terulur kepadanya. Dan kejadian itu merupakan momen yang sangat indah bagi Lestari. Lestari pun memberikan hidupnya kepada Yesus. Sejak saat itu Lestari bangkit lagi. Lestari sangat bahagia dapat hidup bersama Yesus.
Sejak peristiwa itu, Lestari menghidupi kedua anaknya seorang diri. Saat ini kedua anaknya sudah beranjak dewasa tanpa merasakan kasih sayang ayahnya. Dalam kerinduan mereka terhadap kehadiran seorang ayah, tak pernah terlontar dari mulut mereka perkataan kutuk dan benci terhadap ayahnya.
“Tuhan, saya rindu kasih sayang seorang bapak. Saya rindu kasih sayang seorang ayah. Saya membutuhkan figur seorang ayah saat ini. Kalau suatu saat nanti dia datang kepada saya dan dia mengaku salah, saya akan peluk dia,” ujar Steve, anak pertama Lestari.
“Stella sayang sama bapak. Sampai sekarang kita selalu berharap kalau bapak akan kembali sama mama, sama Tella. Tella selalu berharap supaya papa bisa sayang sama Tella. Walaupun sejahat-jahatnya papa, tetap papa itu ada sisi baiknya. Tella selalu sayang sama papa, tidak pernah ada rasa benci sampai sekarang, karena mama juga tidak pernah ajarin Tella benci papa,” ujar Stella, anak kedua Lestari.
“Saya kalau dulu masih ada kesal dengan suami saya. Tapi saat ini sama sekali tidak ada lagi perasaan itu. Bahkan saya sangat mengasihi suami saya. Dan saya percaya Tuhan sudah memberikan kepada saya hidup yang kekal. Dan saya hanya dapat bersyukur kepadanya,” ujar Lestari menutup kesaksiannya.
Sumber Kesaksian : Lestari
- Jawaban.com -
|
|
|
Xperia : Experience A New Experience from Sony Ericsson
Sony Ericsson lagi-lagi berinovasi dengan produknya. Kali ini Sony Ericsson bekerja sama dengan Microsoft untuk merilis Windows Mobile smartphones-nya. Dan produk pertama kerjasama mereka dalam mengeluarkan line up terbaru adalah Xperia X1 yang memiliki desain gadget begitu stylish, dan memiliki begitu banyak fitur, seperti touchscreen dan QWERTY.
XPERIA X1 memiliki layar sentuh 3″ WVGA, dilengkapi dengan navigasi joystick optik. Perangkat ini juga dilengkapi hampir semua sarana konektifitas yang ada saat ini, mulai dari sebuah audio jack 3.5 mm, GPS, Wi-FI dan Bluetooth v2.0 dengan A2DP, semuanya on board. Disamping itu tersedia 9 home screen yang dapat disesuaikan dengan keinginan pengguna. Benar-benar menambah keunikan smartphone ini. Untuk fasilitas multimedia perangkat ini pula dilengkapi dengan FM radio tanpa RDS dan Media player.
Sony Ericsson XPERIA X1 juga dilengkapi dengan sebuah kamera 3.2 megapiksel dan hadir dengan media penyimpanan internal sebesar 400 MB yang dapat diexpand melalui slot kartu memori microSD. Mengenai dukungan terhadap jaringan yang tersedia, ponsel ini mendukung semua jaringan GSM dan empat band jaringan 3G dengan baik. HSDPA dan HSUPA juga dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan transfer data kecepatan tinggi. Sony Ericsson XPERIA X1 akan diotaki oleh 500MHz ARM CPU.
Dengan Windows Mobile di dalam, Sony Ericsson Xperia X1 membiarkan anda memilih untuk melakukan begitu banyak aktifitas dimana saja dan kapan saja. Nikmati akses dari pengalaman yang berbeda-beda – Web, multimedia, aplikasi-aplikasi – dari desktop anda. Navigasikan hanya dari ujung jari anda. Konfigurasikan dan miliki panel-panel Xperia sebagaimana anda menginginkannya. Sony Ericsson Xperia X1 benar-benar membuat anda berinteraksi dengan handphone anda berbeda dari biasanya… !
(by: Tammy) www.jawaban.com






















