Be an Example! Be a witness in everywhere

Suamiku sembuh dari serangan jantung akut

Posted in kesaksian by Be example on Mei 4, 2008

Pada suatu pagi dibulan Oktober tahun 2006, aku T bersama suamiku H melakukan olahraga jogging di komplex perumahan kami. Belum jauh kami berjalan tiba2 suamiku H berkata bahwa dia merasa pusing dan semuanya terasa gelap. Aku mulai khawatir dan berkata padanya untuk duduk ditepi jalan sementara aku akan mengambil mobil. Dengan cepat aku berjalan pulang kerumah untuk mengambil mobil supaya H bisa kubawa pulang dengan mobil. Betapa terkejutnya aku, ketika melihat banyak orang berkerumun ditempat H tadi kutinggalkan. Oo, rupanya H berusaha berjalan pulang tetapi karena terasa gelap, akhirnya H jatuh sehingga wajahnya berlumuran darah.

Betapa paniknya aku pada saat itu. Segera H diangkat masuk kedalam mobilku, dengan bantuan orang2 yang berkerumun tadi. Segera aku pulang untuk memanggil anak2ku yang kebetulan belum berangkat kekantor. Sembari terus berdoa mohon pertolongan Tuhan Yesus, kami membawa H kerumah sakit terdekat. Setibanya kami di Unit Gawat Darurat rumah sakit tersebut sekitar jam 7.00 pagi, H langsung ditangani oleh paramedis. Pemeriksaan demi pemeriksaan dilakukan dan untuk luka2 diwajah H sudah dilakukan tindakan. Selain terasa gelap H juga mengeluh maag nya sakit, padahal H sudah 3 minggu minum obat dokter untuk mengatasi sakit maagnya. Kira2 dua jam di UGD, aku merasa tidak ada perbaikan atas H walaupun sudah di infus dan diberi obat2an, sehingga aku minta untuk konsultasi pada dokter ahli. Pada saat aku konsultasi dengan dokter tersebut, tiba2 aku teringat kata2 kakakku bahwa orang yang terkena serangan jantung kadang2 gejalanya mirip dengan orang sakit maag. Dokter sudah menginstruksikan H untuk masuk keruang perawatan, ketika aku mengutarakan kekhawatiranku H terkena serangan jantung. Mendengar kekhawatiranku itu, dokter meminta dilakukan pemeriksaan EKG pada H. Kemudian H dibawa kembali ke UGD untuk pemeriksaan EKG. Begitu hasiL EKG dibaca oleh paramedis di UGD, aku merasakan kepanikan diantara mereka, sehingga aku bertanya pada salah satu perawat, yang menjawab bahwa ada yang tidak normal dalam hasil EKG tersebut.

Segera hasil EKG dilaporkan pada dokter ahli tadi dan selanjutnya H dipindahkan penanganannya pada dokter spesialis jantung. Dokter spesialis jantung menginstruksikan agar H masuk keruang ICU untuk dilakukan tindakan lebih lanjut. Selama menunggu diluar ruang ICU, kami sekeluarga tak henti2nya berdoa memohon campur tanganNya.

Akhirnya dokter spesialis jantung menemuiku dan menyatakan bahwa H suamiku terkena serangan jantung akut dan saat ini tekanan darahnya sangat rendah. Bahwa dia juga sudah mengupayakan dengan obat2an untuk menaikkan tekanan darah H tapi tidak berhasil, jadi harus sesegera mungkin H dipindahkan kerumah sakit jantung yang memiliki peralatan lebih lengkap. Dokter menyatakan asalkan H bisa bertahan sampai dirumah sakit jantung tersebut dan agar terus berdoa, mungkin penyakitnya bisa diatasi. Ambulans disiapkan dan dengan didampingi oleh dokter muda kami berangkat kerumah sakit jantung yang sebelumnya sudah dihubungi oleh dokter spesialis jantung tadi. Setiba dirumah sakit jantung sekitar jam 12.00 siang, H langsung dimasukkan keruang UGD untuk pemeriksaan dan selanjutnya dilakukan tindakan pemasangan stent oleh dokter ahli jantung, karena hasil kateterisasi menunjukkan adanya penyumbatan 100% dan 90% didua tempat pada pembuluh darah jantung H.

Keadaan H setelah pemasangan stent mulai membaik walaupun tekanan darahnya belum stabil. Keadaan H kembali normal setelah pemasangan stent kedua dihari kelima dirumah sakit ini, dan akhirnya pada hari ketujuh H diijinkan untuk pulang kerumah. Betapa besar kasih Tuhan kita Yesus Kristus sehingga Dia menganugerahkan mujijat yang luar biasa didalam kehidupan kami.

Beberapa dokter menyatakan banyak pasien dengan kasus yang sama seperti H ini yang tidak tertolong. Terima kasih, Yesus untuk cintaMu yang tak ada habisnya dalam kehidupan kami. Kiranya kesaksian ini bisa membawa berkat dan memberi kekuatan bagi siapapun yang membacanya.

Tuhan memberkati, Ibu Tilly
http://www.light-publishing.com/news.php?bid=18

About these ads
Tagged with: ,

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. dokter Anis said, on September 3, 2008 at 11:41 pm

    Tambahan info,

    Ada terapi kedokteran yang disebut dengan terapi khelasi EDTA (EDTA chelation therapy) yang dapat mencegah / menyembuhkan penyakit jantung koroner. Silahkan baca juga buku yang berjudul Bypassing Bypass Surgery karya dr Cranton.

    Salam,
    Anis.

    Blog:
    WordPress.com
    Blogspot.com

  2. jenny said, on Februari 12, 2009 at 10:30 am

    Shalom,kiranya kasih Tuhan Yesus menyertai dan memelihara kita semua. Nama saya Jenny. Ayah saya saat ini sedang menderita sakit jantung dan 2 hari yang lalu tiba2 beliau kolaps dan harus dibawa ke RS. Saya dan keluarga begitu sedih, mengingat keadaan ayah saya tersebut. Setiap hari saya dan keluarga berdoa kepada Tuhan YEsus untuk kesembuhan ayah saya. Dari informasi dokter terdapat pembengkakan di jantung sebelah kiri ayah saya. Dan sekitar 2 bulan yang lalu ayah saya sudah melaksanakan operasi ring ke jantungnya, namun sepertinya kondisi ayah saya sangat lemah dan sering mendadak kolaps. Saya benar2 sangat sedih. Iseng2 saya membuka kesaksian tentang sembuh dari penyakit jantung dan saya temukan artikel ini walaupun sudah setahun yang lalu, namun saya bisa merasakan apa yang terjadi dari kesaksian ibu di atas. Saya ingin sekali mendapat info selengkap2nya tentang apa yang harus saya dan keluarga lakukan,terutama RS yang cukup berkompeten menangani masalah jantung serta penanggulangan seperti apa yang kami harus lakukan agar ayah saya tidak sering mengalami serangan mendadak.

    Saya juga ingin bertanya apakah jantung dapat juga mengakibatkan stroke ? Saya ucapkan terima kasih atas perhatian saudara semua,. Kiranya Tuhan Yesus membalaskan kebaikan saudara semua.

    Saya juga mohon doa dari semua pembaca untuk ayah saya.
    Terima kasih banyak..

    Tuhan Yesus yang Maha Pemurah memberkati kita

    Salam,
    Jenny


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: