Be an Example!

Mei 6, 2008

Pria dan Masturbasi

Diarsipkan di bawah: Relationship — Be example @ 11:11 pm
Tags: ,

Masturbasi adalah suatu bentuk pengalaman orgasme seksual yang dihasilkan dari rangsangan diri sendiri. Mungkin kebanyakan pria (terutama) dan juga wanita pernah melakukannya. Terlebih lagi pria yang masih lajang.

Salah satu hal yang mayoritas menghalangi para pria memenuhi panggilan Tuhan adalah kekalahan dalam hal hawa nafsu ini. Seorang remaja laki-laki mungkin mendengar panggilan Tuhan baginya untuk menginjil. Dia juga merasa tertarik untuk mengikuti panggilan itu. Tapi dia tidak mentaatinya karena dia melakukan masturbasi secara teratur. Dia merasa bersalah. Dia tidak bisa membayangkan bersaksi atau menginjil kepada seorang gadis cantik tentang Tuhan karena dia terlalu terbiasa melihat gadis-gadis telanjang dalam imajinasinya. Jadi dia merasa tidak layak dan tidak mampu menaati panggilan Tuhan. Masturbasi menjadi musuh dari misi dan panggilan Tuhan.

Apakah masturbasi itu salah?

Ijinkan saya membahas isu ini terutama untuk para pria. Saya tidak bisa membayangkan orgasme seksual dapat terjadi tanpa adanya gambaran-gambaran atau imajinasi seksual di pikiran. Saya tahu ada yang disebut dengan mimpi basah, yang saya sebut sebagai hal yang tidak salah dan membantu, tapi saya meragukan bahwa itu menjadi pengalaman orgasme tanpa adanya mimpi seksual yang menyediakan gambaran-gambaran yang dibutuhkan dalam pikiran.

Dengan jelas Tuhan telah membuat hubungan antara orgasme seksual dengan pemikiran seksual sedemikian rupa sehingga sensasi orgasme tergantung kepada hal-hal atau gambaran-gambaran yang ada dalam pikiran kita. Karena itu untuk dapat bermasturbasi, perlu adanya gambaran atau pemikiran yang erotis dalam pikiran. Ini bisa dilakukan dengan hanya berimajinasi langsung atau dengan bantuan gambar atau foto atau film atau cerita erotis atau gambaran orang yang nyata. Gambaran-gambaran ini selalu menjadikan wanita sebagai obyek seksual. Saya menggunakan kata “obyek” karena seorang wanita yang bisa dikatakan sebagai subyek seksual harus nyata dan juga berhubungan secara nyata dengan kita, dimana kita bersama-sama dia benar-benar mengalami secara nyata apa yang kita bayangkan atau imajinasikan. Hal ini tidak berlaku pada masturbasi.

Jadi saya tidak setuju dengan masturbasi. Ada banyak alasan mengapa masturbasi adalah salah. Namun alasan saya adalah karena adanya gambaran-gambaran seksual yang terlibat dalam masturbasi dan yang mengubah wanita menjadi obyek seksual. Pemikiran seksual yang memampukan masturbasi tidak dapat menjadikan atau membantu pria manapun untuk memperlakukan wanita dengan hormat. Itulah sebabnya masturbasi mengakibatkan rasa bersalah dan menghalangi ketaatan.

Tiga pesan bagi para pria lajang:
1. Anda tidak sendirian dalam “pertempuran” ini. Cari teman-teman sesama pria dimana anda dapat berbagi dan saling menguatkan.
2. Kegagalan berkala di area ini tidak lebih mendiskualifikasi Anda dari suatu pelayanan dibanding kegagalan dalam ketidaksabaran (yang juga merupakan dosa).
3. Cari gambaran-gambaran atau fokus yang baru. Misalnya buku-buku dengan gambar fotografi, atau gambar-gambar yang lain. Berfokuslah pada hal-hal yang akan memacu anda menjadi lebih baik.


( View : 1411 kali ) Archieve | Print | Kirim | Comment


Nama
Status * Single Married Duda/Janda
Email **
Pesan *

*   : Harus di isi
** : Tidak ditampilkan


Komentar terkini (4 Komentar) :
joe, Single :
04-05-2008 08:58
wah emang butuh perjuangan untuk lepas dari masturbasi ini…pengalaman saya karena ada sedikit saja celah buat iblis apakah dari yang kita lihat, dengar atau ingatan2 masa lalu dpt membangkitkan keinginan melakukan masturbasi dan biasanya karena saya gak ada kegiatan padahal dgn gunain waktu buat yg positif itu lebih baik buat fisik n jiwa kita…tetap berjuang n jgn pernah menyerah…n pengalaman saya bebas dari masturbasi krn saya gunain wkt saya setiap saat berhubungan dgn Tuhan dlm segala hal dan lebih baik kalo ada waktu luang kita gunain buat Doa bagi keluarga, org2 yg kita cintai, org yg butuh kasih BAPA & haus, lapar akan air, roti kehidupan dan kalo mau buat olahrag juga bagus banget loh! Pokoknya gunain setiap saat untuk fokus pd Tuhan! GBU!
rudi, Single :
03-05-2008 12:31
takut untuk comment….. coz emg bner seh……. tp ttep… KEEP SPIRIT HIGH in JESUS name….. GBUs..!!!!
key, Married :
02-05-2008 19:57
ada bnyak kmungkinan para pria tdk berkomentar untuk hal ini.. yah itu di sebabkan mrk benar alami hal ini
tonny, Single :
01-05-2008 14:43
artikel yg ditampilkan ini bener2 banyak dialami anak2 Tuhan.. ( tp knp tdk ada yg berkomentar pd artikel ini…..???)

Dapatkan artikel menarik lainnya di http://www.jawaban.com/news/relationship/detail.php?cat_id=80

& Komentar »

  1. saya ini pemuda kristen…. tapi saya sering jatuh dlm dosa ini….
    ad yg bisa bantuin sy…. kasih tips2 buat lepas dr dosa ini… thx gbu

    Komentar oleh xoxo — Juni 12, 2008 @ 1:01 am

  2. @xoxo
    hi xoxo.
    aku jg pny pengalaman spt apa yg kamu alamin. Rasanya daging ini begitu kuat, shg ada perasaan tdk layak untuk ketemu TUhan dg kehidupan kita yg spt itu. Nah, aku pny tips…. :
    pnh denger lagunya nikita yg ;
    ku telah mati dan tinggalkan… cara hidupku yg lama
    semuanya sia-sia dan tak berarti lagi
    hidup ini ku letakkan … pada mezbahMu ya Tuhan
    JADILAH PADAKU SEPERTI YG KAU INGINI.

    Kita tau kalau masturbasi, perbuatan cabul, pornografi dlsb adalah perbuatan DAGING, bukan perbuatan roh. Upah perbuatan daging adalah kebinasaan, tapi roh menghidupkan.

    Kita yg ngaku anak TUhan seharusnya ga spt itu kan. Harusnya sifat TUhan yg melekat ama kita (kekudusan, kebaikan, kasih, setia dlsb). Tp kalao kita ttp berbuat dosa, rasul paulus bilang kita harus meninggalkan manusia lama kita, dan mengenakan manusia baru sesuai kehendak Bapa Sorgawi kita, TUhan Yesus. So… tidak ada cara lain.. ambil komitmen untuk berubah hari ini, bertobat, minta ampun dan terima pendamaian dari Tuhan. Aku yakin TUhan akan memampukan kita untuk hidup sesuai kehendakNya.
    Dan terus jaga hubungan yg intim dg Bapa. Masalah dunia bukanlah masalah. Tp yg jadi masalah adalah ketika hubungan kita dg TUhan ada masalah, krn dari situ akan mendatangkan masalah dan masalah. Blibet ? hahha. KUncinya cm dekat dg Bapa maka kekudusannya akan memampukan kita untuk hidup kudus. GBU bro

    Komentar oleh Be example — Juni 19, 2008 @ 5:46 pm

  3. Kadang pikiran sumpek ujung2nya jatuh ke dosa ini lagi. Rasa2nya udah gagal dlm masalah kekudusan. Tp aku dapat firman ini :
    1 Yoh
    2:15 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.
    2:16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.
    2:17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

    2:28. Maka sekarang, anak-anakku, tinggallah di dalam Kristus, supaya apabila Ia menyatakan diri-Nya, kita beroleh keberanian percaya dan tidak usah malu terhadap Dia pada hari kedatangan-Nya.

    Yakobus
    1:14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.
    1:15 Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

    Memang ini tantangan buat kita anak muda. Ga gampang emang, tp kita harus berani bayar harga demi kekudusan krn itu yg Tuhan mau.

    Komentar oleh Be example — Juni 23, 2008 @ 12:02 pm

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com.