Membangun Sendiri Pemancar FM Komunitas
Sumber: Onno W. Purbo
Pada masa lalu, para aktifis harus berfikir dua kali sebelum membangun pemancar FM karena kemungkinan besar akan di sweeping aparat.
Berkat perjuangan rekan-rekan bawah tanah aktifis radio FM komunitas yang terkait pada banyak jaringan radio di Indonesia akhirnya pemerintah mengeluarkan Undang-Undang no. 32 tahun 2002 tentang penyiaran yang mengakui keberadaan lembaga penyiaran komunitas pada bagian enam pasal 22 sampai dengan pasal 24. Komunitas disini dapat berupa sekolah, tempat ibadah (masjid / gereja), RT, RW, karang taruna dll. Ijin radio komunitas dapat dimintakan ke Komite Penyiaran Indonesia (KPI) yang detail formulir maupun alamatnya dapat di lihat di Web KPI http://www.kpi.go.id. Pengalaman beberapa rekan di Jakarta ijin radio komunitas relatif mudah dan tidak mengeluarkan biaya. Tapi beberapa rekan di daerah, tampaknya masih memperoleh kesulitan dengan KPI daerah baik dari sisi prosedur maupun dari sisi setoran.
Detail teknis pemancar FM komunitas dijelaskan dengan lebih rinci pada Keputusan Menteri Perhubungan no. 15 tahun 2003 yang di tanda tangani oleh Pak Agum Gumelar. Beberapa hal yang penting yang perlu di perhatikan, kuat daya pancar maksimum 25Watt (kira-kira equivalen dengan ERP di antenna maksimum 50Watt). Dengan ketinggian tower maksimum 25 meter. Jangkauan maksimum yang di ijinkan hanya 2.5km atau 1-2 Rukun Warga saja. Channel yang dapat digunakan untuk radio komunitas hanya 107.7MHz, 107.8MHz, 107.9MHz. Di Jakarta mungkin agak berbeda sedikit karena 107,8MHz digunakan oleh radio milik POLDA, maka rekan-rekan komunitas FM banyak menggunakan 107.6, 107.7 dan 107,.9MHz.
Bagaimanakah bentuk pemancar FM komunitas? Berapa investasinya? Dimana memperoleh peralatan tersebut? barangkali pertanyaan-pertanyaan praktis ini banyak di cari jawabnya oleh banyak rekan pemula radio.
Blok diagram pemancar FM Komunitas sangat sederhana sekali. Pada gambar di bawah tampak blok sebuah pemancar FM komunitas sederhana,
Sebuah pemancar FM komunitas menerima masukan dari Mixer berupa audio stereo dengan keluaran berupa sinyal radio yang di masukan ke antenna melalui kabel coax.
Suara dan musik dimasukan ke mixer sebelum di masukan ke pemancar FM. Minimal sekali kita memerlukan beberapa microphone (mike) untuk penyiar berbicara, di samping itu akan membantu jika kita mempunyai semacam MP3 Player. Dengan semakin murahnya harga komputer, pada hari ini kebanyakan pemancar FM akan menggunakan komputer untuk memutarkan lagu karena stok / perpustakaan lagi menjadi sangat banyak sekali. Untuk sebuah sistem yang sederhana anda dapat menggunakan MP3 Player di komputer seperti Winamp (di Windows) atau XMMS (di Linux). Lagu-lagu dapat di peroleh dari CD-CD MP3 yang banyak di jual oleh pengecer CD, memang harus di akui bahwa sebagian besar CD tersebut adalah bajakan.
Bagi mereka yang ingin lebih profesional, saya sarankan untuk menggunakan Linux Ubuntu dan menginstalasi software campcaster yang merupakan software untuk broadcast radio komunitas yang dapat secara gratis di ambil di http://www.campcaster.org. Teknik instalasi Campcaster memang bukan untuk pemula anda memerlukan pengetahuan tentang Linux untuk dapat menginstall Campcaster dengan baik.
Pertanyaan praktis, dimanakah memperoleh peralatan ini?
Mixer saya biasanya membeli di toko elektronik sekitar Kembang Sepatu di daerah Senen Jakarta. Jangan membawa mobil kesana, karena memang tidak ada tempat parkir. Sebuah mixer paling kecil dengan empat (4) channel dapat di beli seharga Rp. 350.000,- , Mixer yang agak lumayan untuk radio komunitas biasanya sekitar delapan (8) channel yang harganya sekitar Rp. 450.000,- di Kembang Sepatu. Tentunya anda harus pandai memilih dan menawar untuk memperoleh harga sedemikian rendah.
Pada gambar tampak mixer dan komputer Linux Ubuntu dengan campcaster pada Kerm.IT FM, yang di operasikan oleh Kelompok Remaja Melek IT (Kerm.IT) di kemayoran Jakarta.
Kabel-kabel audio untuk mikrofon maupun untuk sambungan dari mixer ke berbagai peralatan audio maupun ke pemancar yang bagus biasanya menggunakan kabel buatan Jepang. Harga kabel audio stereo antara Rp. 3000-5000 / meter biasanya bisa di beli di Glodok yang lama.
Terakhir adalah Pemancar FM Boardcast komunitas. Pengalaman saya kalau mencari di Jakarta biasanya harganya lumayan mahal. Tampaknya banyak pembuat pemancar FM boardcast di Jawa Timur. Hal ini dapat anda deteksi dengan mudah melalui situs BEKAS.COM http://www.bekas.com pada kategori alat komunikasi pada bagian Radio Amatir. Dari sekian banyak pembuat radio pemancar FM boardcast yang relatif murah tapi masih berkualitas tampaknya saudara Dwi Hartanto, yang beralamat di Jl. Sultan Hasanudin III/16 , Tulungagung 66224, Jawa Timur yang dapat dihubungi melalui e-mail ke info@aircom-rf.com atau dwi_hartanto@telkom.net . Produk Pemancar FM boardcastnya dapat di lihat di situs beliau http://www.aircom-rf.com.
Jika kita lihat peralatan di dalam-nya sebetulnya relatif sederhana sekali. Sebuah pemancar FM komunitas hanya terdiri dari pembangkit frekuensi tinggi yang dapat diatur frekuensinya, sebuah power amplifier 25 Watt dan sebuah stereo enkoder.
Karena ketinggian tower di batasi hanya 25 meter, cara paling sederhana untuk menaikan antenna bagi pemancar FM komunitas ini adalah dengan memasang antenna ¼ panjang gelombang pada pipa ledeng. Cara paling mudah adalah mengikatkan terlebih dulu antenna ke pipa ledeng, baru di tegakan pipa ledeng tersebut. Tampak pada gambar beberapa anggota Kerm.IT (Kelompok Remaja Melek IT) di kemayoran Jakarta seperti Zaenal, Rahmad, dll. sedang menaikan antenna radio pemancar FM stereo-nya.
Total biaya pembuatan sebuah stasiun pemancar FM komunitas sama sekali tidak mahal. Pemancar FM stereo 25Watt beserta antenna ¼ panjang gelombang dan ongkos kirim dari Tulungagung dapat di peroleh dengan biaya Rp. 1.8 juta-an, Mixer dapat di peroleh sekitar Rp. 350-450.000,- di Kembang Sepatu Senen. Dengan kabel-kabel mikrofon, kabel coax dan pipa ledeng akan menghabiskan sekitar Rp. 2.5-3 juta sebuah pemancar FM stereo 25 Watt untuk komunitas dapat memancar.
Mudah-mudahan tulisan ini dapat menggugah anda semua untuk mulai memberdayakan lingkungan sekitar kita di sekolah, di RW, di majid atau tempat peribadatan untuk siaran radio.
Semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat.























bermanfaat juga ….
Pengen informasi masalah pemancar fm, tv kabel atau wi-fi hotspot
silahkan kunjungi website http://www.pemancarfm-tvkabel-wifi.blogspot.com
masih on air ga?
Hi Bro Bonnie. Salam kenal
Lagi rencana mau bikin kecil-kecilan, eksperimen gitu… Besok mau beli PLL stereo 88 – 108 yg udah jadi, kecil gitu, harganya murah banget, cuma 90 ribu. Tadi mau tanya ke tokonya tapi udah tutup, keburu malem.
Cuman gw ga ada SWR buat ngecek keluaran PLLnya berapa watt. SWR yg bagus merk apa ya ? brp harganya? gw pnh liat merk Sanwa di websitenya http://www.rbc-media.com. Lumayan kalo PLL ini bisa berhasil, kan lebih irit. Kalo PLL jadi merk aircom 450 rb. Encoder stereonya 250 rb…wewww..
Coba ntr gw bikin ceritanya jk udah selesai. Rencana mau gw sambungin ke 1970+1946+2782 = 60 watt. Thx kunjungannya bro…
semoga langgeung and banyak fan’s nya…..
MAS PRODUK SWR ANALIZERNYA DAH KELUAR LOMM AKU BUTUH TUN NGECEK
Ada gak ya pemancar yg harganya dibawah 400rb,tp daya pancarnya menjangkau 10 km..please infonya thanks fransmidct@yahoo.com
@ardyand
Untuk bs menjangkau radius 10 km menggunakan antena 5/8 lamda maka dibutuhkan daya pemancar minimal 200 watt dg ketinggian antena min 40 meter.
Dana yg dibthkan u/ pemancar saja minimal 7 jt .
Krn kita u/ broadcast maka dibutuhkan signal yg merata dan tebal. Saya pnh uji sebuah radio komersil di malang menggunakan daya 1500watt dg tinggi tower antena 45 mtr – 6 bay single cycloid , hny menjangkau 10km merata. Hrg pemancar ratusan jt.
mas kalo mo beli pll yang murah harga 90 an ribu dimana?….
cara bikin antene 5/8 lamda gimana …
aku tunggu postinganya
PLL 90rb yg dulu rcn mau sy beli ternyata sdh ga ada lg. Sebetulnya itu berupa pemancar fm stereo daya kecil dg frekuensi menggunakan lcd. Digunakan untuk headphone wireless komputer.Namanya fm modulator. Anda bs beli di toko2 komputer.
Untuk antena 5/8 lambda anda bs liat di txfm.Blogspot.Com atau di isurganteng.WordPress.Com
ada yang pernah nyoba fm modulator di tambah penguat rf (buffer + booster) hasilnya gimana ????
kalau bagus saya mau oprek nih hehehhee
bro ….kalo mau beli fm modulator yang murah disini : http://www.communication-shop.com/fmtransmitter-c-218.html cuma 35 ribu + ongkir jakarta 5rb. ternyata ada yang sudah berhasil ngoprek juga sampai dengan 1 watt, kalo make 2sc2964 bisa mantaf nih
http://hem.passagen.se/communication/ipod.html
gw mau oprek ah
waspadai bahaya kristenisasi