Be an Example! Be a witness in everywhere

Program PTC

Posted in Hot News by Be example on Juni 17, 2008

Setelah saya membaca salah satu blog yg mereferal saya untuk ikut program PTC (Paid to Click), ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Untuk membuka 1 website yang harus diklik aja membutuhkan waktu 2 menit krn GPRS saya lemottt…. dan biaya GPRS jg mahal (1 rp/kb). Apalagi program yang saya ikuti hampir 30 program. Kalau dihitung2 neh 2 menit x 20 ads per program x 30 = 20 jam. dalam 20 jam saya mendapat 600 x 100 rupiah = 60 ribu / hari… hahahhahah sepertinya mudah tapi waktu saya juga terbuang buanyakkkk… jadi ga sempet mikirin kuliah. Dah deh,, stop ikutan PTC. Mending konsentrasi kuliah dan pelayanan dulu. :D

Silahkan dikomentari.

Ditandai sebagai:,

The Righteous Leader

Posted in Teaching by Be example on Juni 17, 2008

Di dunia ini terdapat bermacam – macam tipe orang. Ada suatu penelitian yang menyatakan bahwa di dunia ini ada tiga macam tipe orang yaitu yang pertama orang yang suam – suam kuku (segala sesuatunya dianggap biasa/melakukan segala sesuatu ‘iya – iyaan’ atau ‘ogah – ogahan’) menurut statistik ada sebanyak 87 %, yang kedua yaitu orang yang disebut destroyer (perusak kehidupan/cuek dengan apa yang dilakukan) sebanyak 10 % dan yang terakhir siapa itu yang benar – benar disebut “Pemimpin” (The leader) hanya sebanyak 3 %. Berbeda dengan pendapat dari Nicholas Murray, mantan Presiden Columbia University menyatakan bahwa di dunia ini ada terdapat tiga macam orang yaitu pertama, mereka yang tidak tahu apa yang sedang terjadi (pengikut), kedua, mereka yang melihat/mengamati apa yang sedang terjadi (pengamat) dan mereka yang membuat sesuatu terjadi (Pemimpin). Jadi tidaklah heran apabila sangat sedikit sekali orang – orang yang disebut sebagai pemimpin dan mau serta benar – benar dapat memimpin.

What is “The Leader”..?

John C. Maxwell mendefinisikan : Kepemimpinan adalah pengaruh. Tidak lebih dan tidak kurang. Ini adalah tentang mempengaruhi seseorang untuk alasan yang bermanfaat. Hal ini tidak bergantung pada jabatan atau posisi seseorang tetapi pada seseorang yang menangkap visi dari TUHAN, dan menggerakkan orang lain untuk bergabung dalam penggenapannya. Jadi pemimpin adalah orang yang mempengaruhi dan menggerakkan orang – orang di sekelilingnya untuk mewujudkan visi TUHAN.

How to be a Leader..?

Seorang pemimpin tidak tertawa atas kesalahan yang dilakukan oleh orang lain, namun membantu untuk mengarahkan kepada yang benar, tidak menunjuk orang lain namun menunjuk dirinya sendiri, menghargai waktu yang ada, melakukan visi yang hanya dari TUHAN.

To be a Leader who lofty the GOD..

Menurut kitab Ibrani 11 : 23 – 29

Musa adalah pemimpin terbesar dalam kekristenan sebelum Kristus. Dia diakui sebagai pemimpin terbesar bagi orang israel sampai hari ini. Musa adalah pemimpin yang lahir dari ALLAH; dia lahir sebagai pemimpin karena umat TUHAN memerlukan tuntunan seorang pemimpin yang dari TUHAN.

Principle of the Crhistian’s Leader..

Pemimpin kristen sejati Harus didalam TUHAN ; artinya ia memimpin dalam/dengan IMAN dalam TUHAN. Banyak sebab/keadaan yang membuat orang diangkat menjadi pemimpin : misal karena kekayaan, kemampuannya, popularitasnya atau keturunannya, tetapi pemimpin kristen harus mempengaruhi karena Imannya kepada TUHAN. Why? Karena tujuan kepemimpinan kristiani adalah untuk Memuliakan TUHAN, bukan untuk kepentingan pribadi ataupun organisasi (kej 1:28). Dan Ibrani 11:6 memberitahukan kepada kita bahwa: Tanpa Iman tidak mungkin orang berkenan kepada ALLAH…Iman itulah memampukan manusia untuk:

1. Punya Hidup yang Berintegritas (Ibr 11:24)

Kepemimpinan Kristen harus dimulai dengan iman kepada KRISTUS yang menghasilkan hidup yang baru! Itulah definisi kami untuk Integritas yang sejati! Integritas : Well Balance and Well Rounded artinya seperti bola yang benar – benar bulat dan benar – benar seimbang, apabila ia diletakkan di suatu tempat yang datar, ia tidak akan bergulir/goyang kemanapun namun ia senantiasa tetap tenang dan diam. Hal ini juga tidak lepas dari beberapa hal yang berhubungan dengan hal ini seperti Kejujuran, tanggung jawab dan konsistensi. Ini juga tidak kalah penting karena Menyangkut kepercayaan orang lain, Rasa aman pribadi, Pengikut yang Menetap, dan Kuasa dalam Pengajaran dan Ajakan

2. Menangkap Visi dari TUHAN (Ibr 11:27)

Effective leader : Spend time praying, Dreaming and Planning. Ineffective Leader : Spending too much time doing and not enough time praying, dreaming and planning. Kita sering mendengar, “Jangan duduk saja, kerjakan sesuatu!” memang kita tidak boleh malas. Tetapi seorang pemimpin Kristen yang benar harus juga ada waktu untuk menganggur, diam, duduk memikirkan visi dari TUHAN, Jangan terus – menerus sibuk bekerja. Seorang Pemimpin perlu menangkap Visi dari TUHAN! Dia perlu Keseimbangan antara bekerja dan bermimpi, sibuk dan tenang, energized and hibernating. A good Leader will have less on the “do list” and free up time to “just sit there” and not be always chasing his own tall Light in the Traffic of Life. Banyak pemimpin terlalu sibuk dengan tugas sehari – hari, urusan yang mendesak dan sangat sedikit bermimpi dan bersekutu dengan TUHAN. (Peter) Ducker berkata : “Action without thinking is the cause of every failure.”

Effective Leader : Light new fires. Ineffective Leader : Spending too much time fighting fires and not enough time lighting fires. Kemudian para pemimpin itu menyalakan api Kebangunan Allah dalam komunitasnya, bukan dan bukan menjadi “Pemadam Kebakaran” (fire lighter, not a reactive fire fighter).

3. Punya wawasan dan KETAATAN kepada Firman TUHAN dalam mengambil Keputusan (Ibr 11:26,28)

Effective Leader : Make biblically correct decisions. Ineffective Leader : Making too many decisions based on organizational politics and too few decisions based on biblical principles. Pemimpin yang benar di hadapan TUHAN harus mendasarkan pengambilan Keputusannya pada kebenaran Firman Tuhan. Bukan karena alasan kepentingan pribadi, kelompok atau keuntungan/kebenaran politik.

Dave Kraft: “We need Leaders who don’t hold their finger in the wind to see which way it is blowing but using that same finger to turn the pages of Holy Write to see which way the spirit of GOD wants to move”

4. Setia Kepada Panggilannya (Ibr 11:25)

Effective leader : Do ministry through others. Ineffective leader : Spending too much time doing it themselves and not enough time doing it through others. Panggilan kita adalah memperlengkapi umat TUHAN untuk membangun tubuh KRISTUS. Pemimpin yang benar membangun kebersamaan dengan orang – orang disekitarnya untuk melaksanakan panggilan pelayanan di tengah dunia, dan bukan memamerkan kehebatan pribadi. Do It Yourself, or get others to help you carry the load (Number 11:17). 11:17 Maka Aku akan turun dan berbicara dengan engkau di sana, lalu sebagian dari Roh yang hinggap padamu itu akan Kuambil dan Kutaruh atas mereka, maka mereka bersama-sama dengan engkau akan memikul tanggung jawab atas bangsa itu, jadi tidak usah lagi engkau seorang diri memikulnya.

Dave Kraft: “Your willingness and determination to work through others, more than anything else, may well define your effectiveness and success in ministry”

Kesediaan dan penentuanmu untuk bekerja melalui yg lain, lebih dari apapun, mungkin baik menggambarkan efektivitas dan suksesmu di dalam pelayanan rohani”

Effective Leader : Develop future Leaders. Ineffective leader: Spending too much time in counseling the hurting and not enough time in developing the LEADERS.

Menghabiskan terlalu banyak waktu di dalam menasihati orang-orang yang terluka dan tidak cukup waktu di dalam mengembangkan KEPEMIMPINAN.

John Maxwell mengamati: “People with very strong mercy gifts don’t function well in visionary leadership. They don’t want to hurt anybody or make decisions that offend or cause conflict”

“- Orang-orang dengan kemurahan hati yang sangat kuat tidak berfungsi baik r di dalam kepemimpinan yang punya visi. Mereka tidak ingin menyakiti keputusan-keputusan siapapun atau membuat keputusan yang menyerang atau menyebabkan konflik”

Ineffective leader : Spending too much time teaching the many and not enough time training the few. Pemimpin yang benar harus memusatkan diri pada pelatihan pribadi (2 Tim 2:2) 2:2 Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain.

Dave Kraft : “The war will not be won from behind the pulpit. Many leaders entirely too much time in public teaching in spite of the fact that statisthics show that 70 – 80% of most audiences are not listening and will not apply what they are getting”

“- Peperangan itu tidak akan dimenangkan di balik mimbar. Banyak pemimpin sama sekali terlalu banyak waktu di muka umum mengajar kendati fakta bahwa statisthics menunjukkan bahwa 70 -80% dari kebanyakan pendengar-pendengar tidak mendengarkan dan tidak akan menerapkan apa yang mereka dapatkan”

TANTANGAN dan PENUTUP

Kepemimpinan sejati (adalah bilamana tidak ada jabatan untuk diduduki, sumber untuk digali, latar belakang untuk disandari, upah untuk dikejar) biasanya muncul karena : kebutuhan dan semangat, karunia dan keberanian.. Kebutuhan bangsa, dan juga gereja akan seorang pemimpin yang sejati sangat nyata: apakah kalian melihatnya???

SEMANGAT/HATI YANG MEMBARA BAGI TUHAN selalu menjadi faktor yang paling menentukan! Maukah saudara mengambil komitmen untuk menjadi pemimpin yang memuliakn TUHAN, jikalau suatu saat TUHAN memanggil anda untuk menjadi seorang pemimpin…

Perubahan yang paling besar dalam sejarah tidak pernah dimulai dari sekelompok orang, tetapi hampir selalu dari satu orang”

..PA PMK FK UNIBRAW ,May 23,2007

Ditandai sebagai:

Kekayaan, Kesuksesan, dan Kasih Sayang

Posted in renungan by Be example on Juni 17, 2008

Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah dari perjalanannya keluar rumah, dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua.

Wanita itu berkata dengan senyumannya yang khas :

“Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti orang baik-baik yang sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk mengganjal perut”.

“Apakah suamimu sudah pulang?”

“Belum, dia sedang keluar”.

“Oh, kalau begitu, kami tak ingin masuk. Kami akan menunggu sampai suamimu kembali”, kata pria itu.

Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada isterinya, “Sampaikan kepada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini”.

Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam.

“Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama”, kata pria itu hampir bersamaan.

“Lho, kenapa ?” tanya wanita itu karena merasa heran.

Salah seorang pria itu berkata, “Nama dia kekayaan,” katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, “sedangkan yang ini bernama Kesuksesan, sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya. Sedangkan aku sendiri bernama Kasih-Sayang. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa di antara kami yang boleh masuk ke rumahmu.”

Wanita itu kembali masuk ke dalam, dan memberitahu pesan pria di luar. Suaminya pun merasa heran. “Ohho… menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan.”

Isterinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya,”sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen ladang pertanian kita.”

Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah. “Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Kasih-sayang yang masuk ke dalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Kasih-sayang.”

Suami-istri itu setuju dengna pilihan buah hati mereka. “Baiklah, ajak masuk si Kasih-sayang ini ke dalam. Dan malam ini, Si Kasih-sayang menjadi teman santap malam kita.”

Wanita itu kembali ke luar, dan bertanya kepada 3 pria itu. “Siapa di antara Anda yang bernama Kasih-sayang? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini.”

Si Kasih-sayang berdiri, dan berjalan menuju beranda rumah. Ohho… ternyata, kedua pria berjangut lainnya pun ikut serta. Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan. “Aku hanya mengundang si Kasih-sayang yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu ikut juga?”

Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan. “Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun, karena Anda mengundangsi Kasih-sayang, maka, kemana pun Kasih sayang pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Di mana ada Kasih-sayang, maka kekayaan dan kesuksesan juga akan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami berdua ini hanya si Kasih-sayang yang bisa melihat. hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini.”

Diambil dari warta rock surabaya.

www.wartarocksurabaya.blogspot.com

BERGERAK MENUJU KEMULIAANNYA

Posted in Hot News by Be example on Juni 17, 2008

Liputan dari Malang Raya Berdoa.

Berani berdiri sebagai orang benar

Malam ini kebetulan saya tidak ada rencana keluar kost krn memang saya jadwalkan untuk menyiapkan ujian akhir

semester minggu depan. Tp saya teringat kalo hari ini ada KKR Doa sekota yaitu Malang Raya Berdoa yg diadakan di GPdI lembah dieng. Akhirnya buru-buru saya datang krn acara dimulai pukul 17.00. Sampai di sana saya jam 18.30. Saya tanya satpam dan ternyata kotbah belum dimulai. Puji Tuhan.

Acaranya ternyata baru dimulai jam 17.30. Dipimpin oleh Worship Leader yg merupakan Youth Pastor dari DIYOFA, ko Fabianus Purnama.

Berikut ini ringkasan kotbah yg disampaikan oleh hambaNya ibu Elizabeth dari Semarang.

1 Yohanes 5:2-5

Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya. Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat, sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah?

Iman kitalah yang mengalahkan dunia.

Jika kita bertekun dalam firman Tuhan maka kita akan bisa menguji pengajaran-pengajaran sesat di akhir jaman ini.

Yeremia 29:7

Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.

Kata “Usahakanlah” adalah kata perintah. Yang melakukan adalah KITA orang-orang Kristen.

Bangun menara-menara doa bagi kota untuk memberantas rubah-rubah dan belalang pelahap yang mencuri kekayaan kota kita.

Amsal 21:21

Siapa mengejar kebenaran dan kasih akan memperoleh kehidupan, kebenaran dan kehormatan.

Apa yg harus kita kejar dulu, apakah kebenaran atau kasih dulu ? kejar kebenaran dulu baru kasih. Jangan kasihan sama org tapi utang saja belum dibayar.

Kejar kebenaran. Jangan kejar popularitas. Gereja hari-hari ini senang mencari popularitas.

Amsal 11:4

Pada hari kemurkaan harta tidak berguna, tetapi kebenaran melepaskan orang dari maut.

Yang bisa melepaskan orang dari maut adalah kebenaran, BUKANLAH harta.

Kesaksian dari seorang pendeta yang menjadi korban tsunami di aceh. Beliau tergulung di dalam ombak spt diblender rasanya. Di dalam gulungan tsunami itu ada besi, seng, mobil, kayu dlsb. Dia berdoa “aku menyerahkan Tuhan. Ambillah nyawaku”. Tapi akhirnya beliau masih hidup dan bisa mengambil nafas beberapa saat dan berpegangan pada kabel listrik. Kemudian gulungan tsunami menerjang beliau lagi dan melemparkannya beberapa kilometer. Dan akhirnya dia bisa hidup dengan selamat tanpa sedikitpun goresan, bahkan baju yang dia kenakan tidak koyak sedikitpun. Padahal korban yang lain kulitnya melepuh tetapi beliau tidak mengalaminya. Siapa yang menolongnya ? Kebenaran.

Yohanes 14:6

Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.”

Amsal 11:5.

Jalan orang saleh diratakan oleh kebenarannya, tetapi orang fasik jatuh karena kefasikannya.

Orang fasik adalah org yg suka menjilat, bisnis dg dusta, lips service, dlsb.

Kebenaran yang melepaskan kita dari maut. Siapa kebenaran itu ? YESUS KRISTUS.

Kejar kebenaran, Kejarlah Kristus. Jangan mengejar harta.

Siapa yg menghidupkan ? Firman Kebenaran

Yesaya 32:17

Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.

Punya Yesus punya segalanya.

Amsal 10:6

Berkat ada di atas kepala orang benar, tetapi mulut orang fasik menyembunyikan kelaliman.

Amsal 10:22

Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.

Karena berkat TUHAN sajalah orang menjadi kaya; kerja keras tak dapat menambah harta (BIS)

Blessing of the LORD, it maketh rich, and he addeth no sorrow with it.(KJV)

Hiduplah sbg orang benar.

Mazmur 34:16

Mata TUHAN tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong;

Mazmur 37:25

Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;

Tidak pernah orang benar ditinggalkan.

Kasih belum tentu benar. Kejar kebenaran apa kejar kekayaan ?

Amsal 21:26

Keinginan bernafsu sepanjang hari, tetapi orang benar memberi tanpa batas.

Gereja cuma senang timbun harta. Tidak mau turun tangan ketika ada jemaatnya yang sedang mengalami krisis ekonomi. Yang dipikirkan cuma bagaimana supaya perpuluhan makin lama makin meningkat. Gereja harus bertobat karena telah kehilangan kebenaran.

Jadilah saluran berkat.

Indonesia akan menjadi Lumbung Yusuf hanya jika kita orang-orang percaya berani berdiri sbg orang benar.

Mazmur 119:

151 Engkau dekat, ya TUHAN, dan segala perintah-Mu adalah benar.

172. Biarlah lidahku menyanyikan janji-Mu, sebab segala perintah-Mu benar.

Temukan kebenaran, karena DIA akan memerdekakanmu dari kepahitan, sakit hati dll.

Ada seorang sedang memakan kue yang enak. Dan kita cuma mendengarnya. Kata orang itu kue itu sangat enak. Namun kita tidak pernah mengecapnya. Demikian juga dengan kebenaran. Berbahagialah orang yang tidak melihat namun percaya. Berbahagialah orang yang mengecap kebaikan Tuhan meski tidak melihatnya.

Tuhan bisa ubah sampah jadi berkat buat kita.

Kotbah bukan untuk cari uang.

Berbahagialah orang yang tidak kecewa dan yang tidak menolak Tuhan.

————-

Di tengah-tengah kotbah saya mendapat ide untuk radio yang akan kami dirikan.

Radio ini akan menjadi berkat bagi kota wlingi dengan mengusahakan kesejahteraan kota.

Kami akan bergerak lebih cepat untuk terwujudnya pelayanan ini.

Radio ini akan menghancurkan kuasa iblis dengan kuasa doa dan peperangan rohani, menjadi menara doa bagi kota dan menuai jiwa-jiwa yang belum diselamatkan.

Memberitakan kebenaran.

Radio ini akan menjadi DUPA YANG HARUM bagi kemuliaan Tuhan.

Mengobarkan api kebangungan rohani yang dahsyat di akhir jaman ini.

Bukan lagi organisasi gereja yang kehilangan kebenaran, tetapi menjadi apostolik ministry (pelayanan kerasulan), mengusahakan kesejahteraan bagi kota tercinta dan bagi indonesia.


Suara Maranatha FM

107,7 Mhz The Sound of revival

Ditandai sebagai:, , ,