Be an Example! Be a witness in everywhere

Lari Dari Dosa Seksual Sebelum Terlambat

Posted in Uncategorized by Be example on Januari 31, 2008
 
Mengatasi Godaan Punya Bayaran Terhadap Ego dan Harga Diri

Mengapa begitu banyak orang Kristen yang perkasa menyerah pada dosa seksual?. Kita harus mengingat bahwa kita sebagai orang Kristen tidak hidup di ruang hampa namun dalam budaya yang dipenuhi dengan godaan yang menggerakkan hawa nafsu. Banyak orang telah jatuh karena mereka menyepelekan kuasa dari godaan seksual.

Surat Paulus pertama ke gereja Korintus memiliki pengajaran terkuat tentang dosa seksual karena Korintus, seperti halnya budaya kita saat ini, jenuh dan kenyang dengan godaan seksual.

Alkitab mendeklarasikan bahwa Tuhan adalah Allah yang setia, tidak masalah dengan apapun godaan yang kita hadapi, Dia menyediakan jalan keluar, “Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. (1 Korintus 10:13b)

Keinginan Tuhan untuk kita adalah untuk mampu mengatasi godaan, namun itu akan memberi kita harga, khususnya kesombongan dan harga diri kita. Ayat pendahuluan mengingatkan kita : “Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh! (1 Korintus 10:12). Tuhan mengatakan pada kita bahwa langkah pertama mengatasi godaan adalah berhati-hati dengan sikap : “Hal itu (kejatuhan) tidak akan terjadi pada diri saya”.

Seperti halnya hikmat dalam Amsal mengatakan : “Kesombongan merancang kita pada suatu kejatuhan”

Rev. Gordon MacDonald, pendeta luar biasa yang pernah menjadi presiden InterVarsity Christian Fellowship, membagikan dalam bukunya Rebuilding Your Broken World tentang suatu waktu dimana dia ditanyai tentang bagaimana setan mungkin bisa meraih / mendapatkan dirinya. Gordon waktu itu menjawab :

Melalui segala cara, saya kira; namun saya tahu ada satu cara dimana dia tidak akan mencapai saya. “Apakah itu?”. Dia tidak akan mencapai saya dalam area hubungan pribadi saya. Ada satu tempat dimana saya tidak sangsi bahwa saya kuat seperti anda bisa mendapatkannya. Beberapa tahun setelah percakapan tersebut, dunia saya terpecah menganga. Suatu belenggu yang kelihatannya suatu pilihan tanpa dosa berubah menjadi pemusnah, dan itu adalah salah saya. Pilihan demi pilihan demi pilihan, setiap pilihan nampaknya semakin mudah untuk dibuat, tiap-tiap pilihan secara bertahan menjadi semakin kelam. Dan kemudian dunia saya runtuh – dalam area yang saya prediksikan bakalan aman – dan dunia saya harus dibangun kembali.

Dia harus mengutip dari buku ‘My Utmost for Hios Highest’. “Kurangnya kekuatan untuk pertahanan pada dasarnya merupakan kelemahan ganda”. Rev. Gordon adalah model umat Tuhan dengan pernikahan yang bagus, dia juga telah menulis buku tentang kehidupan keluarga dan ternyata ia masih jatuh dalam percabulan. Mengapa? Karena dia berpikir bahwa percabulan tidak akan dapat terjadi dalam kehidupannya dan membiarkan bagian dari hidupnya menjadi kurang terjaga atau kurang terlindungi.

Jika Raja Daud, yang disebut “seorang yang berkenan di hati Tuhan”, Gordon MacDonald, dan banyak pria kuat dan wanita beriman akhirnya menyerah pada godaan seksual, maka itu bisa terjadi juga pada diri anda. Tuhan mengatakan pada kita melalui kalimat Paulus ini : “Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh! (1 Korintus 10:12) – bahwa titik lemah kita terhadap dosa timbul ketika kita berpikir itu tidak dapat terjadi pada diri kita.

Hampir semua orang Kristen, khususnya pemimpin Kristen, yang telah jatuh pada godaan seksual akan menceritakan pada anda bahwa mereka bahkan tidak terpikir itu bisa terjadi dalam hidup mereka.

1 Korintus 6:18 berkata: Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri. Hal ini mengingatkan kita untuk “LARI dari perilaku seks yang imoral”. Adalah mudah bagi ego atau harga diri untuk meyakinkan kita untuk kita tidak perlu MELARIKAN DIRI terhadap godaan, dan bahwa hal itu hanya merupakan instruksi untuk orang Kristen yang lemah saja. Kita salah mengarahkan diri kita sendiri untuk berpikir bahwa daripada melarikan diri, kita masih bisa untuk melihat-lihat godaan, sejenak melihat kebelakang sekali-kali, karena kita merasa cukup kuat untuk bertahan atau bermain mata dengan godaan. Mengakui bahwa kita perlu untuk melarikan diri dari godaan membutuhkan kerendahan hati seorang Kristen yang sesungguhnya. Ingatlah, mengatasi godaan seksual perlu harga terhadap ego dan harga diri anda.

Kapan Kita Perlu Melarikan Diri

Anda yang telah memiliki pasangan, anda harus mengambil langkah seribu dan lari dari godaan bila anda masuk dalam keadaan seperti ini :

  • Ketika anda menemukan diri anda memikirkan tentang seorang “teman, rekan kerja, partner pelayanan, konseli” dan bagaimana anda menikmati kebersamaan dengan orang ini – segera LARI!
  • Ketika anda mencari-cari waktu kedepan untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan orang ini dan anda memastikan diri anda terlihat istimewa jika anda tahu anda mungkin melihat “teman” hari itu – segera LARI!.
  • Jika anda mulai berfantasi tentang bersama orang ini atau menyadari bahwa anda mulai menyentuh “teman” anda dengan cara yang kelihatannya “innocent”, segera LARI!
  • Ketika anda menjadi lebih merahasiakan tentang interaksi anda dengan “teman” anda karena orang-orang suka jika pasangan anda mungkin “salah mengerti” tentang persahabatan anda – segera MENYINGKIR!
  • Jika anda menerima kartu, email, sms atau hadiah dari orang ini dimana anda tidak ingin pasangan anda melihat atau mengetahuinya – segera LARI!
  • Ketika anda menemukan diri anda membandingkan pasangan anda dengan cara yang tidak pantas dengan “teman” anda ini – segera LARI dari situasi ini.
  • Jika anda mulai membisikkan pada “teman” anda tentang masalah pernikahan anda – segera MENYINGKIR!!


Kapanpun kita merasa harus merahasiakan sesuatu, ini mungkin mengindikasikan bahwa dosa sedang mengintip di depan pintu. Jika anda mengalami daya tarik seksual terhadap seseorang – mengalami sejumlah godaan selama beberapa hari ini – pergilah ke pasangan anda atau seseorang yang bisa anda percayai dalam kalangan gereja anda. Bawalah rahasia itu kedalam terang Tuhan dan mintalah doa dan carilah orang yang bisa menjaga akuntabilitas anda.

Setan menyukai hal ketika kita memegang rahasia dalam gelap karena perasaan malu, ketakutan atau bahkan kesombongan – namun ingatlah, kegelapan dikalahkan oleh terang. Sering hal ini sendiri dapat memecahkan kuasa godaan, namun tentunya bayarannya adalah harga diri anda.

Banyak orang tidak bersedia mengorbankan harga diri mereka untuk mengakui pergumulan mereka dengan dosa untuk mendapatkan pertolongan yang mereka butuhkan. Ada hikmat luar biasa dari perkataan Rick Warren berikut ini :

Jika anda kehilangan pertempuran terhadap kebiasaan buruk yang menetap, terhadap kecanduan, atau godaan, dan anda mandek dalam siklus yang berulang-ulang dari niat baik – kegagalan – perasaan bersalah, anda tidak akan bertambah baik. Anda perlu pertolongan orang lain. Beberapa pencobaan atau godaan hanya bisa diatasi dengan pertolongan seorang partner yang mau berdoa bagi anda, meneguhkan anda dan menjaga akuntabilitas anda.

Tragisnya, banyak orang – karena latar belakang keluarga, memiliki pengalaman kekerasan seksual atau penolakan, atau mempunyai sejarah panjang bergumul dengan hawa nafsu – yang perlu pelayanan lebih mendalam, masih juga tidak bersedia untuk mendapatkan pertolongan hingga mereka dipaksa untuk melakukan hal itu setelah menyerah pada dosa.

Ya, ada harga dimana ego, harga diri dan kesombongan anda harus dibayar untuk mengalahkan godaan – namun coba ambil waktu dan pertimbangkan tentang harga yang lebih besar akibat menyerah pada godaan. Pertimbangkan kerusakan pada hubungan dengan Tuhan, pada keluarga anda, dan pada kesaksian Kristen, dan juga akibat rasa sakit yang anda berikan pada diri anda sendiri dan orang yang anda cintai.

Tuhan sudah memberikan kita segala sesuatu yang kita perlukan untuk mengalahkan godaan, namun semua itu punya bayaran terhadap harga diri dan ego kita. Bagaimanapun, saya memohon anda untuk mempertimbangkan bayaran yang lebih besar akibat menyerah terhadap godaan.

( View : 1664 kali ) Print | Kirim | Comment


Nama
Status * Single Married Duda/Janda
Email **
Pesan *

 


Komentar terkini (2 Komentar) :
jehovah jireh, Single :
16-01-2008 15:28
aku adalah orang yg paling sering kalah dengan godaan, semoga aku dimampukan untuk bisa menglahkan godaan.
Samuel Eben, Single :
15-01-2008 13:35
Bagus Banget.. Ego, harga diri dan kesombongan kita adalah harga yang harus dibayar untuk mengalahkan godaan. Semoga Tuhan memampukan kita untuk menang melawan godaan..
Tagged with:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: