Be an Example! Be a witness in everywhere

Cinta Vs Nafsu

Posted in Relationship by Be example on Februari 17, 2008
 

Cinta dan nafsu adalah dua hal yang sangat berbeda dan berlawanan.

Cinta dalam kamus Webster berdefinisi “rasa peduli pada orang lain yang penuh kebaikan, kesetiaan dan tanpa keegoisan”. Alkitab sendiri mendefiniskan cinta sebagai kasih. 1 Korintus 13:4-8 menjelaskan seperti apa kasih itu.

“Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu”.

Nafsu menurut Kamus Webster didefinisikan sebagai “keinginan seksual yang tidak bisa dikendalikan” atau “desakan secara sadar terhadap sesuatu yang menjanjikan kepuasan”. Nafsu dimulai oleh “keinginan terhadap sesuatu yang terlarang”. Di dalam nafsu tidak ada pengenalan akan kasih Tuhan. Yang ada justru rasa egois. Nafsu akan menyakiti, menipu, menghancurkan dan melakukan apapun untuk mempertahankan dirinya. Ini juga perbedaan dasar antara nafsu dan kasih.  

Sementara nafsu sibuk memikirkan kepentingan dirinya sendiri, kasih sibuk memikirkan kepentingan orang lain. Nafsu juga menjadi tunggangan kebohongan iblis yang bunyinya “jika kamu melakukan ini maka kamu akan dipuaskan”. Padalah bukannya puas malah tidak pernah puas. Akhirnya mereka yang menurut pada nafsu akan menjadi budak nafsu.

Peperangan antara nafsu dan kasih adalah peperangan rohani. Kekuatan iblis berusaha mempromosikan nafsu melalui internet, televisi, majalah, diskotek, iklan dan lainnya. Dengan sedemikian gencarnya promosi nafsu, kasih tampak seperti kalah perang. Tapi tunggu dulu! Berhubung kasih itu adalah Allah sendiri (Yohanes 4:8), kita sudah tahu bahwa iblis dan semua programnya merupakan pihak yang sebenarnya telah kalah.

Tuhan memberikan pada manusia contoh kasih yang sempurna (agape) ketika anakNya yang tunggal, Yesus, disalibkan karena kasih-Nya yang begitu besar pada manusia (Yohanes 3:16). Ketika Yesus diterima dalam hati manusia, maka kasih sejati yang luar biasa itu akan memenuhi manusia.

Kasih itu akan melembutkan hati yang sudah membatu karena dosa. Dengan demikian, manusia bisa mengasihi dengan kasih yang sebenarnya (true love), dan dengan demikian menghancurkan kuasa nafsu.

Pada dasarnya ada 4 jenis kasih yang ada dalam diri manusia:

1. Kasih Eros

Di dalam kasih eros ada perasaan, emosi dan kehangatan. Adalah wajar jika dalam setiap orang ada kasih eros terutama terhadap lawan jenisnya. Tetapi kasih eros sangat tidak stabil dan mudah berubah, sehingga tidak bisa menjadi dasar dalam hubungan yang baik dalam mencintai seseorang. Orang yang dikuasai eros malah menjadi rentan dan cenderung sangat mudah dikuasai nafsu. Hanya dengan kasih Allah, setiap orang bisa mengontrol kasih eros dalam dirinya.

2. Kasih Philia

Philia adalah kasih persaudaraan yang di dalamnya ada emosi dan kesetiakawanan (Ibrani 13:1). Kasih yang mendasari hubungan teman ini juga sifatnya tidak stabil, buktinya dapat terjadi permusuhan antar teman dekat sekalipun.

3. Kasih Storge

Storge adalah kasih karena ikatan darah, misalnya antara ibu dan anak, ayah dan anak atau ikatan darah lainnya. Sifat kasih storge mirip dengan philia.

4. Kasih Agape

Kasih agape adalah kasih yang tertinggi, karena di dalamnya ada kasih ilahi. Kasih ini hanya dimiliki oleh orang yang sudah menerima kasih sejati yang ada dalam Kristus Yesus. Hanya orang yang sudah menerima kasih agape Yesus dalam dirinya-lah yang dapat mengimpartasikan kasih sejati ini kepada sesamanya. Agape akan membuat segala sesuatu indah dan murni.

Got love

Tagged with: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: