Be an Example! Be a witness in everywhere

Saatku Dekat Bapa, Jiwa-Jiwa Dimenangkan Bagi Dia

Posted in kesaksian by Be example on Februari 21, 2008
 
– Jawaban.com –

Pengalaman yang ingin saya ceritakan ini adalah suatu kesaksian nyata yang saya alami dalam hidupku ini. Kejadian yang saya alami sekitar tahun 1997 sampai dengan tahun 1999.

Nama saya Ivan Sudrajat Subiarto. Saya kuliah di Fakultas Pertanian Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Latar belakang dan tipe kepribadianku adalah seorang yang pendiam dan tidak mudah bergaul dengan orang lain.

Saya kost di jalan Patimura 70 sejak tahun 1995. Di kos ini saya mempunyai seorang sahabat yang bernama Arman Harijanto, ia kuliah di Fakultas Ekonomi. Arman adalah seorang sahabat yang saya temukan di gereja. Selama sebelas bulan saya satu kost dengan dia. Kemudian ia mendadak pindah kos. Ia berkata : bahwa sudah saatnya saya ditinggal sendiri di kost agar saya mengalami pengalaman pribadi bersama Tuhan sendiri.

Kemudian Arman pindah dari kost Patimura 70 ke kost Wahid Hasyim 1. Hubunganku dengan Arman tetap baik dan kami tetap saling mengunjungi. Di kost Wahid Hasyim pun Arman bisa mewarnai kost Wahid Hasyim sehingga banyak mahasiswa yang datang kepada Tuhan.

Setelah Arman meninggalkan kost patimura 70, kehidupan kost semakin kacau. Banyak penghuni kost baru yang terlibat dengan judi bola, narkoba, minuman keras dan sebagainya. Awal mulanya saya shock (kaget) karena lingkungan kost semakin semrawut, tidak terkendali. Saya takut dengan lingkungan yang kacau. Namun ketika saya berdoa, Tuhan katakan bahwa saya tetap tinggal di kost Patimura 70 dan Tuhan akan perbuat sesuatu melalui hidup saya.

Akhirnya saya memutuskan untuk tetap kost di Patimura 70 Salatiga. Teman-teman komsel saya seperti Aan dan Budiono Linuwih berkata, “Van, kalau kamu tetap kost di Patimura, nanti kamu akan terbawa lingkungan. Ada kost yang dekat kampus dan kamu bisa bergabung dengan komunitas selmu”. Saya lalu bercerita kepada Budiono dan Aan, saya sudah berdoa dan Tuhan jawab bahwa saya akan dipakai Tuhan untuk menjangkau jiwa-jiwa yang ada di kost, jadi saya mohon dukungan doa dan covering doa dari kalian. Budiono menjawab, “Kalau begitu saya dukung kamu Van.”

Saya dalam aktifitas sehari-hari di kost menemui mereka yang pesta pora, tidak ada harapan. Kalau mereka pergi saya berdoa syafaat untuk mereka, saya mengurapi setiap kamar dengan minyak. Kalau malam, mereka menyetel musik dengan keras, saya berdoa dalam kamar dengan bahasa roh. Sekitar satu setengah tahun lamanya saya berdoa untuk mereka.

Akhirnya mereka satu demi satu mengalami masalah. Ada yang terjerat hutang rentenir, ada yang barangnya disita karena tidak bisa bayar judi bola. Tuhan buka jalan kepada saya, sehingga saya bisa masuk ke dalam mereka. Saya mulai berkomunikasi dengan mereka, saya mulai masuk dengan mengenalkan Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat mereka dan mereka bisa diberikan jalan keluar. Pada suatu kesempatan saya tantang mereka untuk menerima Yesus sebagai Juru Selamat mereka pribadi. Akhirnya mereka mau menerima tantangan itu. Ada empat orang yang mau terima Tuhan Yesus, mereka dibina dalam komunitas sel yang saya pimpin. Saya bersyukur karena Tuhan memakai saya untuk menjadi saluran tangan-Nya menyelamatkan mereka.

Melalui pengalaman ini saya bersyukur ketika saya belajar untuk dekat dengan Tuhan dan mentaati apa yang Tuhan perintahkan. Kemudian saya membina mereka dan saya bersyukur buat Kak Cornelius Wing yang menudungi saya dan memberikan support. Kisah ini semoga menjadi berkat. Pengalaman yang saya alami adalah ketika saya dekat dengan Tuhan, hidup saya dipulihkan dan hidup saya dapat menjadi berkat dan banyak jiwa yang dimenangkan. Semua untuk kemuliaan nama Yesus Kristus. Amin.

Tagged with:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: