Be an Example! Be a witness in everywhere

Menyingkap Tabir Manifestasi New Age

Posted in Hot News by Be example on April 27, 2008
…. Imagine there’s no countries
It isn’t hard to do
Nothing to kill or die for
And no religion too
Imagine all the people
Living life in peace
You may say that I’m a dreamer
But I’m not the only one
I hope someday you’ll join us
And the world will be as one …..

Siapa yang tak ingin hidup dalam perdamaian? Kutipan lirik lagu Imagine tersebut sering terdengar sebagai soundtrack video klip atau siaran yang mengulas kekerasan, perang dan perdamaian. Tampak suatu dunia yang ideal. Namun, tahukah Anda semangat apa yang menjadi misi lagu tersebut? The Beatles mendendangkan pesan make peace, love and not war dengan misi memberikan pengharapan untuk suatu zaman baru yang utopis. Mereka berharap dunia ini akan men-jadi satu. Inilah yang diusung para New Ager, pengikut New Age.

Para aktivis gerakan ini yakin seluruh kosmos bergerak ke arah tujuan akhir, manusia akan mencapai kesempurnaan dan keilahian. Melalui pencerahan akan segera berlangsung ¨transformasi¨ masyarakat yang mengantar manusia ke suatu Zaman Baru yang bersifat utopis: tidak ada lagi peperangan, kejahatan, kesakitan, ataupun keresahan – akhirnya takkan ada lagi kematian. Pada waktu itu seluruh unsur New Age berpadu dalam satu agama global.

MEDIA TUNGGANGAN

Musik hanya salah satu kendaraan yang dipakai untuk menyampaikan pesan. Ada banyak tunggangan lain yang akrab dengan kita. Film, buku, terapi/pengobatan, kesenian, dsb. menjadi media efektif untuk menyampaikan pesan-pesan New Age. Mereka juga membentuk komune-komune eksklu-sif, yang mempunyai ritual, simbol, dan ide yang lebih banyak mengadopsi agama-agama dan tradisi pagan terutama agama-agama Timur yang pada akhirnya membentuk suatu kultur baru dalam sebuah komunitas yang lebih luas. Film-film produksi Holywood juga tak kalah gencar mempromosikan semangat New Age. Mungkin Anda suka menonton film fiksi-sains Star Wars, film thriller Poltergeist, atau film kartun Kura-kura Ninja, The Lion King, Ghost Busters, He Man. Film-film ini menonjolkan kekuatan alam dan manusia, ada hantu yang baik, dsb.

BUKU

Dalam bukunya Man and His Symbol, filsuf Jerman Erns Cassier menulis bahwa orang modern (Barat) yang sedang mengalami krisis pengenalan diri merasa sangat yakin akan pentingnya pengetahuan. Kuatnya keyakinan itu memicu derasnya penerbitan buku-buku “berbau” mistis-spiritualitas selama 20 tahun terakhir.

Beberapa buku bernuansa New Age, seperti The Aquarian Conspiracy: Personal and Social Transformation in The 1980 oleh Marilyn Ferguson, yang mencatat perkembangan New Age 20 tahun terakhir. Turning East: The Promise and Peril of the New Orientation karya Harvey Cox. Religion and Psychoanalysis oleh Erich Fromm, yang mengupas “agama otoriter” dan “agama humanistis”.

Salah satu fenomena New Age yang paling ekspresif adalah maraknya istilah Tao dalam kepustakaan yang mencoba mencari perpaduan antara rasionalitas Barat dan kearifan Timur. Ciri khas buku-buku dalam beragam cabang ilmu dengan paradigma Tao adalah judulnya yang selalu diawali dengan The Tao of … Misalnya dalam ilmu manajemen, John Heider men-erjemahkan kearifan New Age dalam buku yang ditulisnya, The Tao of Leadership. Ada lagi The Tao of Management karya Robert Messing dan The Tao of Negotiation. Dalam teori politik, Thomas Clery menulis The Tao of Politics, sedang R.L. Wing menyajikannya dalam The Tao of Power. Dalam hubungan pribadi ada The Tao of Love (Ivan Hoffman), The Tao of Relationship dan The Tao of Being karya Ray Grigg. Ada pula The Tao of Cooking dan The Tao of Sex.

SEMINAR PENGEMBANGAN DIRI

Kalau Anda gemar mengikuti seminar motivasi dan pengembangan diri, Anda patut berhati-hati. Pengaruh New Age juga menyebar secara halus melalui berbagai seminar motivasi di kalangan profesional dan eksekutif, seperti Hu-man Potential Movement, dsb. banyak pengajar yang mendorong kita menggunakan kekuatan pikiran dan diri sendiri untuk mewujudkan impian.

KELOMPOK PERDAMAIAN & PECINTA LINGKUNGAN

Aktivitas New Age juga menyebar luas melalui aktivis yang bergerak di kelompok pecinta perdamaian dan pecinta lingkungan, seperti Green peace. Mereka berpandangan bahwa manusia adalah bagian dari alam. Merusak alam berarti juga merusak manusia.

SINKRETISME

Bangkitnya paham New Age juga tam-pak pada pesatnya perhatian terhadap dunia mistik-spiritualitas di kalangan eksekutif dan kelas menengah-atas In-donesia. Mereka ini seolah menggenapi semboyan yang ditulis pakar manajemen John Naisbitt dan Patricia Aburdene, dalam bukunya Megatrend 2000, yang menyebut slogan New Age adalah Spirituality, Yes! Organized Relegion, No!

New Age pun mampu menjadi bentuk sinkretik dengan agama-agama samawi, termasuk Kristen. New Age Kristen sinkretik diinterpretasi sebagai Roh Kudus, atau juga energi Yesus. Hal ini dapat dijumpai dalam ajaran teosofi, Christian Science, visualisasi, dsb. Dengan begitu kita bisa menemukan berbagai publikasi yang campur aduk nampak bagai sesuatu yang ilmiah berbahasa scientific, namun membicarakan kekuatan inner energi, gangguan roh jahat, setan, dan sekaligus membi-carakan kekuatan Tuhan Allah.

ILMU PENGETAHUAN

Fenomena New Age yang layak dicatat adalah bangkitnya kesadaran baru dalam fisika yang disebut Fisika Baru (New Physics). Fritjof Capra dalam bu-kunya The Tao of Physics memaparkan paralelisme antara fisika kuantum dan mistisisme Timur.

Sampai batas tertentu New Age Movement juga sangat adaptif terhadap dunia saintifik meski terasa adanya sikap penyangkalan yang ditunjukkan terhadap kebenaran saintifik. Pada akhirnya adaptasi New Age menjadikan ilmu-ilmu yang dikembangkannya hanya sampai ke dalam pseudoscientific. Hal ini bisa dimengerti karena banyak hal dibangun dengan teori ‘science’ New Age yang tidak bisa dibuktikan melalui kebenaran saintifik. Pseudoscience New Age dalam praktek sehari-hari, sulit diruntuhkan karena kebenaran-nya tidak bisa tunduk pada scientific truth sebab inner energi ditanggapi sebagai kebenaran yang paling tinggi. Hal ini secara antropologis akan dapat difahami, karena perilaku pengobatan yang memunyai kaitan dengan sistem kepercayaan dan religi akan mempunyai sistem nilai dengan integrasi yang sangat kuat. Kekuatan supranatural ditanggapi sebagai kekuatan tanpa batas dan absolut.

KESEHATAN HOLISTIK

Kesehatan holistik dipopulerkan melalui senam-senam kesehatan, fitness center, kelompok kesehatan dan praktik dokter tertentu. Kesehatan holistik sering digambarkan dengan praktik latihan pernapasan, meditasi dan latihan gerak. Pengaruh New Age juga merasuk lewat terapi, mulai dari aroma terapi, light candles, polarity therapy, “electromagnetic”, homeopathy, akupuntur, biofeed-back, palmistry, brain gym (yang berasal dari gerakan-gerakan Tai Chi), crystals, reflexology, pembacaan aura, pendulum, terapi warna, Yoga, Reiki, Qi Kung, Tai Chi, Ayurveda, keseimbangan energi, dll.

Menurut antropolog kesehatan Julia Maria van Tiel, umumnya para terapis memberikan petunjuk bahwa terapi tersebut bisa menyembuhkan, mengobati bahkan memberantas berbagai macam penyakit tanpa ada batasan. Mulai dari pencegahan sampai pengobatan. Berbeda dengan penge-tahuan pengobatan pada ilmu kedokteran atau biomedicine yang lebih pada pendekatan drop of choice, indikasi yang jelas untuk penyakit tertentu, berdasarkan hasil riset ilmiah mau-pun uji klinik double-blind study dan placebo efek. Prinsip terapi dalam New Age Medicine lebih pada pendekatan hubungan antara body-mind-soul (spirit).

Beradaptasinya New Age dengan sains menjadikan bentuk baru ilmu kedokteran komplementer, atau pengobatan tradisional modern yang sering juga disebut pengobatan holistik atau integrated health medicine. Salah seorang pionir di bidang ini adalah Andrew Weil direktur program pengobatan integrative medicine di Universi-ty of Arizona, USA. Ia banyak menulis buku tentang penyembuhan dari dalam diri sendiri. Pendekatannya disebutnya secara holistik, body-mind-spirit. Andrew Weil mengklaim pendekatannya menekankan pada masalah sosial, spiritual, psikologis, dan biologis penderita. Ia menggunakan berbagai teknologi kedokteran moderen, tetapi juga pendekatan traditional medicine, baik naturalistik maupun supranaturalistik.

Deepak Chopra dokter internis dan endokrinolog menulis banyak buku ten-tang keseimbangan dan keharmonisan dalam Ayurveda (ilmu pengobatan India) guna mencapai the perfect of the wellbeing dari body, mind and soul yaitu dengan berbagai cara-cara kehidupan (berfikir, bertindak, dan makanan), mengatasi stress, rasa sakit, dan penyakit.

Pendekatan holistik yang dilakukan oleh dokter dengan juga melakukan pendekatan spiritual, meditasi, dan meningkatkan inner energi lebih banyak digunakan oleh para psikiater untuk mengobati pasien-pasien gangguan mental dan psikologis. (Ugie)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: