Be an Example! Be a witness in everywhere

Mengosongkan Pikiran?

Posted in Daily devotional, renungan by Be example on Mei 13, 2008

Mazmur 63:7
Apabila aku ingat kepada-Mu di tempat tidurku, merenungkan Engkau sepanjang kawal malam.

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 133; 2 Korintus 6; 1 Tawarikh 1-2

Pusat-pusat kebugaran di kota-kota besar banyak yang menyediakan fasilitas untuk membantu para profesional bermeditasi agar menjadi pribadi yang lebih ‘sehat’. Meditasi menjadi barang jualan komersil yang chic & hot di berbagai tempat. Dalam kekristenan, meditasi pun merupakan hal yang sangat penting karena memampukan seseorang mendapat kekuatan kembali untuk melanjutkan hidup.

Tapi konsep ‘meditasi’ dalam kekristenan sangat berbeda bak langit dan bumi dengan konsep ‘meditasi Timur’ (atau Transcendental Meditation / TM) yang populer saat ini. Richard J. Foster menjelaskan, TM berusaha untuk mengosongkan pikiran dan mendorong lenyapnya individualitas yang bersatu dengan energi kosmis. TM adalah metode untuk mengontrol gelombang otak agar kita bisa merasa lebih baik dan sehat secara fisik dan emosi. Pelepasan diri (detachment of self) merupakan tujuan finalnya.

Sementara itu, meditasi Kristen mengosongkan pikiran yang berfokus pada diri dan menggantinya dengan perenungan akan Tuhan dan berbagai kebaikan-Nya. Meditasi Kristen adalah tindakan aktif untuk melekatkan diri dalam suatu hubungan yang hidup dan intim dengan Allah Tritunggal.

Hubungan inilah yang menyebabkan kita menjadi ‘sehat’, tidak merasa kesepian, mampu menghadapi badai dan punya kekuatan baru. Tak heran kita sering diumpamakan sebagai rajawali yang terbang tinggi ketika kita, ‘melalui tindakan meditasi’, menanti-nantikan Tuhan. Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah (Yesaya 40:31).

Apakah Anda telah secara aktif menanti-nantikan Tuhan?

Tagged with: ,

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Yudhi H.Gejali said, on Mei 15, 2008 at 6:17 pm

    We have to meditate the Word of God, Psalmist says:
    “Bleesed is the man who..his delight is in the law of the LORD, and in His law he meditates day and night”
    (Psalm 1:1-2)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: