Be an Example! Be a witness in everywhere

Jangan rangsang cinta sebelum saatnya

Posted in Relationship by Be example on Mei 17, 2008

Judul artikel ini bukan untuk membuat anda ngiler atau apa. INi adalah real kehidupan yg saya alami bahkan mungkin kawan2 alami. Kita harus bangkit mjd terang!

Ini sharing saya. Saya seorang pemuda usia 23 tahun.

Suatu ketika saat saya chat di channel #kristen (mIRC), tiba2 ada seseorang yg dikick dari channel krn sedang masuk di channel lain yg “hot”. Lalu saya ikutin. Eh, saya yg selama ini udah jaga2 jarak terhadap hal itu malah hmm. Saya jadi merasa aneh. Apakah ini serangan ? Mungkin iya. Krn pelayanan saya jg membantu org2 spt itu. Saya heran kenapa mereka begitu menyukai dg hal spt itu. Selidik menyelidik krn jiwa muda saya akhirnya saya jadi ketagihan. Upz. Saya rasionalisasikan saja :Apakah salah kalau saya ingin mengetahui kehidupan di luar sana?! sementara yg saya lihat saat ini berbeda dg kehidupan saya 3 tahun yg lalu sblm saya bertobat. Rasionalisasi yg pertama berhasil dan tdk menghasilkan rasa menyesal dan jera. Sudah dilayani pelepasan ternyata tetep aja bs jatuh. Setan terus menyerang lewat pikiran. Saya tahu itu dan saya menyadarinya. I realize that! Sempat saya masuk ke channel itu lagi dan ketahuan sama seseorang yg pnh saya ajak ngobrol ttg hal rohani bbrp hari sebelumnya. Saya senang berbicara rohani. Wow. Sya katakan pda dia bahwa saya sedang belajar sex education. Ha3… rasionalisasi yg mantap. Really ? Hmm. Dan dia katakan bahwa “melihat channel spt ini bukanlah sex education. Itu kontras sekali dg hidupmu!” Sya katakan bahwa saya pelayan tapi jg saya ingin mengetahui sisi lain kehidupan di luar sana. “Terus kenapa kakak liat di chann ini? wah kakak ketauan nih ma aku :)”. “Aku masuk ke chann ini gara2 kamu!”.”Whats?”. Saya pura2 kalau saya cm hanya ingin sekedar tahu. Padahal jiwa muda saya sedang bergelora.

Saya sering mendengar kotbah dan membaca buku bahwa :

1. “Masturbasi / onani itu normal. Itu untuk memenuhi kebutuhan biologismu!” hmm betulkan demikian ? itu hanya tipu daya iblis untuk membuat kamu jatuh dan semakin jauh dari Tuhan.

2. Kita adalah imam2 Allah. Apakah selayaknya kita melihat hal spt itu ? tanyakan itu pada diri anda sendiri.

3. “Kita tdk bisa menghindari pornografi dlsb. Yang bisa kita lakukan adalah Lari spt Yusuf……….. ” terus kalau lari tp masi kebayang gmn donk ?…. alihkan fokus. Mungkin untuk beberapa org bisa. Tapi bgmn dg yg sensitif ?….

4. “Lihat vcd dan gambar porno itu normal”. Mungkin bisa jg sih. Untuk memuaskan rasa ingin tahu kita. Yap! rasa2nya itu alasan yg tepat. Tp bgmn dg rangsangannya ?

Baru-baru ini saya ngobrol via chatting irc dg seorang cow yg mengaku masih duduk di kelas 1 SMA di jakarta. Dia mengatakan kalau di indonesia menonton film2 luar negeri yg tanpa sensor itu masih tabu krn soal budaya. Krn budaya indonesia masih memegang adat ketimuran. Dia mencontohkan di luar negeri. Kakaknya  yg di luar negeri bilang ke dya  kalau di luar negeri itu ciuman bibir dlsb sdh dianggap biasa. Film2  dg adegan syur itu sdh biasa krn dari kecil sdh diajarin sex education dg benar.  Sampai “kumpul kebo” jg dianggap biasa. Ini berbicara soal respon seseorang dan budaya. Bahkan saya dengar di Belanda anak umur 12 thn sudah berhubungan sex. Wow. Bgmn dg di negeri kita ?

Kalau tmn2 search di google, pasti ada pertanyaan di forum ttg sex, seorang anak muda yg inosence tanya soal sex. Mungkin ini pertanda bahwa kehausan akan sex education di indonesia sudah hrs ditanggapi. Dokter andik sudah memulainya.

Sbg seorang pelayan, mgkn kita bilang : no sex before married! dg tegas malahan. Sampai bilang ke yg lain “jgn ikutan2 arus dunia”. Wah… suatu ketika kita diuji. Apakah kita tetap bertahan pada pendirian kita? itu jd problemnya. Ngomongnya sih gampang  : kita harus hidup kudus. Tanpa kekudusan tak seorangpun dpt melihat TUhan. Kekristenan tanpa kekudusan nonsensen bla bla bla. Saya sering mengatakan spt itu. Dan setelah jatuh jadi malu untuk mengatakannya. Hmm. Ga aneh kalau ada Pendeta jatuh ke dosa amoral lalu meninggalkan pelayanannya. Krn ini problem kekudusan. Bukan saja terjadi di indonesia (kalau bicara soal culture), seorang pendeta terkenal di amerika pun mengundurkan diri gara2 hal ini. Tp ada jg yg meskipun tetap pelayanan di dlm terang tapi tetap jg melakukan hal2 di kegelapan. Yah… Gajah diblangkoni,,, iso kotbah ga iso nglakoni. Itu pepatah jawa. Lalu gimana spy kita bisa menjaga kekudusan ? keputusan ada di tangan kita.

Coba perhatikan kalau mungkin di sekeliling kita ada tmn2 pelayan yg sudah bosen melayani. Mungkin dia sedang mengalami problem kekudusan. Yaps! itu sptnya jg terjadi dg seorang teman saya. Saya mendengar kalau dia sering membawa pacarnya di kostannya. saya sdr jg melihatnya. Dan akhirnya dia jadi males melayani di gereja. Saya melihat hal spt ini sudah sangat biasa tjd di kalangan anak muda. Apalagi yg kost. Saya sdr mengalaminya. Tau kalau itu salah, bahkan tau kalau itu bujukan iblis, tapi tetep aja dilakuin. Kita belum kapok melakukan sesuatu kalo tdk merasakan penderitaan yg diakibatkannya.

Btw, bgmn kalau seumpama kita anggap hal spt itu biasa (spt kulture barat) shg kita tdk tergoda lagi ? dg demikian menaikkan ambang sensitivitas kita thd sex. Tp yg saya tahu dg tdk memenuhi pikiran kita dg sex kita bs jauh dari dosa amoralitas spt ini. Untuk melengkapi share saya, silahkan teman2 berkomentar. (valent)

Anybody want to share ?

Tagged with: , , , ,

5 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Yudhi H.Gejali said, on Mei 18, 2008 at 4:57 pm

    Aku juga pernah ngalamin hal kayak gini…(dulu..)
    Ketagihan dosa seksual dan masturbasi..walaupun sudah bertobat..
    Jatuh-bangun, jatuh bangun, teruus begitu, sampai suatu saat aku sadar bahwa:
    Satu-satunya yang dapat menjaga aku jatuh dari dosa ini adalah: Tekun dalam Firman dan menghindari “sumbernya”

    Anak-anak rohaniku pada kecewa ama aku waktu mereka tahu ternyata aku mempunyai dosa “kayak begini” yang aku sembunyikan…aku nyeseel banget waktu itu..(bahkan sampe sekarang mungkin..)
    Tapi aku memutuskan untuk melupakan apa yang ada dibelakangku dan berleri-lari menuju panggilan surgawiku.
    Kayak Paulus🙂

    Aku mau berkata kepada setiap pemimpin rohani yang sekarang masih mengerjakan dosa tersembunyi seperti itu…cepet-cepetlah berubah..sebelum akhirnya akan TUHAN buka dan akan mengecewakan banyak orang.

    Keep Growing, HE is faithful

  2. Be example said, on Mei 18, 2008 at 10:54 pm

    Saya td siang baru saja beli vcd “misteri kematian”. VCD ini menceritakan kesaksian beberapa org yg telah mati lalu hidup kembali. Di antaranya melihat neraka. Mereka yg cm KTP kristen akhirnya jatuh ke neraka. Dan saat di sana mereka melihat seluruh perbuatan mereka selama di bumi spt sebuah Slide kehidupan. Kehidupan yg penuh dosa. Banyak orang tdk menyadari Bahwa Neraka adalah serius. Neraka benar2 ada. Lautan api itu benar2 ada. Hukuman bagi org yg tdk tinggal di dalam kristus itu benar2 ada. Selayaknya kita sadar akan hal ini. Setiap apa yg kita lakukan ada dampaknya / konsekuensi. Hell is so real.

    Tadi malam saya membuka alkitab saya dan sya temukan ayat ini :
    Roma
    13:11. Hal ini harus kamu lakukan, karena kamu mengetahui keadaan waktu sekarang, yaitu bahwa saatnya telah tiba bagi kamu untuk bangun dari tidur. Sebab sekarang keselamatan sudah lebih dekat bagi kita dari pada waktu kita menjadi percaya.

    13:12 Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang!

    13:13 Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati.

    13:14 Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya.

    Saya merenungkan firman ini. Firman Tuhan adalah penjaga spy kita tdk menyimpang dari kebenaran. “Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya.”

    Ciri2 org kristen yg jatuh dlm dosa amoral (bukan bermaksud menghakimi) adalah : Lesu, tdk antusias, tdk fokus, takut thd pendeta / hamba Tuhan / kakak rohani kalo2 dosanya diketahui, tdk damai sejahtera, merasa aneh krn takut kalo2 org lain mengetahui bahwa dia masih hdp dlm dosa2 lama.

    1 Yohanes
    1:5. Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan.

    1:6 Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran.

    1:7 Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.

    1:8. Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita.

    1:9 Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

    1:10 Jika kita berkata, bahwa kita tidak ada berbuat dosa, maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan firman-Nya tidak ada di dalam kita.

    “Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran. ”

    Titus
    2:11. Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata.
    2:12 Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keingina duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini
    2:13 dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus,
    2:14 yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik.

    Menjadi manusia baru…. dibaharui oleh firman setiap hari….

  3. Be example said, on Mei 18, 2008 at 11:17 pm

    Yg menjadi ukuran dlm setiap apa yg kita perbuat adalah : Apakah Tuhan dipermuliakan dg perbuatan kita ini ?

  4. Bobby Butar Butar said, on November 5, 2008 at 4:43 pm

    Untuk yg sedang berjuang..ingat mintalah Urapan Roh Kudus untuk menjamah dan membebaskanmu dari keterikatan dosa.
    Coz hanya Kuasa-Nya saja yang mampu membebaskan kita dari belenggu dosa.

    Blessings,
    Bobby

  5. Lena said, on Maret 14, 2012 at 10:05 am

    Well, mungkin gw ce dan ga tll mslh dg hal tsb. Tp speaking ttg kekudusan, ce juga punya sisi lain yg sulit dijauhkan yaitu gosip. Intinya gmn supaya qt bs kudus simpel aja: buat hdp lo spt nya pendeta lo di samping lo. Kan lo susah bayangin TUhan ada disamping lo? So mendingan pas lo mo lakuin yg aneh2 pas sendirian ato sm pacar lo ato sama temenn2lo, lo imajinasiin aja pendeta lo ada disamping lo. Co kan jago dlm hal imajinasi?🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: