Be an Example! Be a witness in everywhere

GABUNGAN HUMANISME SEKULAR DAN ORIENTALISME

Posted in Hot News by Be example on Juli 2, 2008

Paham agama yang mendasari pemikiran GZB adalah pantheisme kuno yang penuh dengan tradisi okultisme dan penyembahan kepada benda dan diri sendiri. Humanisme juga merupakan dasar filosofi GZB. Diambil dari paham “humanisme lama” zaman Renaissance (abad 15-16) yang merupakan percampuran antara mistik Timur dengan humanisme Barat, kemudian berkembang di abad 20 menjadi “Humanisme Sekular” bahkan menjadi “Humanisme Kosmis” di abad ini. Praktek-praktek okultisme disamarkan di dalam bentuk-bentuk yang lebih rasional, dan konsep memper-tuhan-kan diri sendiri disosialisasikan sebagai potensi-potensi inhern manusia. (Catatan: Akar dari gerakan ini bermula dari Tanah Sinear, Babel kuno (Kejadian 11), sekitar 5000 tahun yang lalu. Keberadaannya sebagai gerakan anti Tuhan sudah teridentifikasi dengan jelas sejak Yeshua Hamasiah mengalahkan Iblis dalam peristiwa Kalvari 2000 tahun yang lalu. Rasul Paulus dalam perjalanan pelayanannya di Athena (Yunani) pernah menemukan dua aliran filsafat Zaman Baru, yaitu Epikuros dan Stoa (Kisah Para Rasul 17:18). Golongan Epikuros mewakili paham Atheisme (tidak ada Tuhan) dan golongan Stoa mewakili paham Pantheisme (segala sesuatu adalah Tuhan), mereka beribadah kepada dewa-dewa dan patung-patung berhala. Penelitian dari keberadaan mereka secara organisasi kuno berawal dari “para tukang batu bebas” (Freemasonry) yang bangkit pada zaman tentara Babelonia meruntuhkan Kuil Salomo (Bait Tuhan) sekitar tahun 500 sM. Kemudian diketahui juga adanya ikatan hubungan ritual mereka dengan para penyembah matahari (dewa Ra) di Mesir. Tetapi keberadaan GZB dalam organisasi-organisasi modern dibawah bendera Illuminati dan Freemasonry bermula dari penyatuan tiga organisasi Iblis di Paris tahun 1776 (kita akan membahas ini di dalam topik Illuminati). Di akhir zaman ini kedua paham (atheism & pantheisme) tersebut membaur dan terwakili dalam Humanisme Kosmis yang menjangkau semua wilayah secular kehidupan manusia, yaitu The New Age Movement. Dasar gerakannya dikembangkan oleh seorang filsuf Yunani: Epikuros (341-270 sM) melalui Teori Democritus. Paham ini sangat bergantung kepada pancaindera sebagai ukuran kebenaran (pada dasarnya manusia adalah alat pengukur segala sesuatu). Pada masa selanjutnya berkembang dan masuklah pemikiran materialisme, sekularisme, rasionalisme, dan humanisme yang diterjemahkan kedalam wujud baru Epikorus dan Stoa. Epikorus bersifat individualistis, dan Stoa bersifat idealisme universal (persaudaraan semesta). GZB mengambil dan menggabungkan semua itu dengan kebathinan Timur (orientalisme) sebagai dasar gerakannya. Mistik India, termasuk ajaran Yoga, Transcendental Meditation, dan ajaran Sai Baba, mistik China dan Taoisme, termasuk Yin dan Yang, Tai Chi, Waitankung, Feng Shui, Hong Sui – Feng Sui, dan Geomancy, Astrologi Mesir, Zen Buddhisme, termasuk Nichiren Soshu, Mahikari dari Jepang yang kemudian memberi warna gerakan ini. GZB membawa masuk dan mengadaptasikan begitu banyak tradisi dan budaya okultisme Timur. Di Indonesia telah lama berkembang Aliran Kepercayaan, Kejawen, Silat Kebathinan, Tenaga Dalam, Debus, Primbon, dan seterusnya. Mistik, okultisme, penyembahan kepada benda-benda yang bercampur baur atau berpadu dengan agama-agama dunia seperti Budha, Hindu dan Islam. Praktek perdukunan, magic, spiritisme, satanisme, klenik, paranormal, nujum, ramalan, bahkan juga semi magic akupuntur, pijat refleksi, senam konsentrasi, dan seterusnya merupakan praktek-praktek GZB yang sudah sangat merakyat di Indonesia. Dalam dunia modern ini GZB juga mencoba menampilkan sentuhan-sentuhan baru dimana ilmu pengetahuan dan teknologi dipadukan. Muncullah Gerakan Pengembangan Pribadi dalam berbagai bentuk dan coraknya sebagai aplikasi ilmu Psikologi Baru dengan ajaran-ajaran kuncinya seperti: Self Actualization, dan Transpersonal Psychology, termasuk di dalamnya Human Potential Movement, Teknik Relaksasi, Biofeedback, Biorythms, Holistic Health Movement, dan seterusnya.

Tagged with:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: