Be an Example! Be a witness in everywhere

Petting Dan Kehamilan

Posted in Health life by Be example on November 11, 2008

Ada seorang pemuda bernama Jonathan, 29th, tinggal di Bandung, mengirim e-mail pada saya:

Dok, saya mo nanya: Apa wanita bisa hamil kalau kena leleran sperma laki-laki tepat pada bagian tengah celana luar si cewek? Gimana caranya agar waktu berpelukan dengan pacar tidak mudah keluar sperma? Selama pacaran gimana caranya agar menjaga tidak terjadi kehamilan?

Kesan saya, Jonathan sedang berpacaran, terbiasa bercumbu dengan pacarnya, dan takut pacarnya menjadi hamil. Suatu fenomena yang bisa dialami oleh anak muda jaman sekarang. Sebagai dokter saya selalu berusaha untuk mencari akar masalah dan bicara prinsip dalam memberi solusi, berikut adalah jawaban saya pada Jonathan.

Jo, saya merasakan ada kecemasan dan ketakutan dalam dirimu. Saya bisa memahami rasa takut tersebut. Siapapun tidak menginginkan pacarnya hamil sebelum mereka menikah, karena konsekuensi medis, psikologis, sosial, finansial dan spiritual akibat kehamilan di luar nikah sangat besar, dan tidak ada orang yang bisa menanggung konsekuensi tersebut. Karena itu saya sangat memahami mengapa kamu ingin mengetahui cara untuk mencegah kehamilan pada pacarmu.

Jo, kehamilan bisa terjadi bila sperma bertemu dengan sel telur; Secara umum peristiwa tersebut bisa terjadi bila seorang pria dewasa melakukan hubungan seksual dengan seorang wanita dewasa. Di samping itu ada beberapa peristiwa dimana tanpa hubungan seksual, kehamilan bisa terjadi; misalnya pada proses pengobatan kemandulan dengan inseminasi buatan, bayi tabung, maupun tehnik ART (assisted reproductive technology) lainnya. Dalam banyak kasus juga dilaporkan terjadinya kehamilan akibat petting, dimana remaja pria mengeluarkan sperma dekat dengan vagina remaja putri yang dicumbuinya. Sperma adalah sel hidup yang mampu bergerak sangat cepat, sehingga tanpa hubungan seksual pun sperma yang berada dekat dengan vagina bisa berenang menuju sel telur untuk membuahinya.

Jo, rangsangan seksual memiliki sifat yang progresif, karena itu siapapun yang melakukan kontak fisik seperti berpelukan maupun berciuman akan cenderung melakukan lebih jauh, dan biasanya berakhir dengan hubungan seksual, dengan resiko yang jelas yaitu tertular penyakit menular seksual seperti HIV-AIDS yang belum ada obatnya maupun kehamilan. Tanpa penetrasi pun resiko tertular penyakit dan kehamilan sudah ada.

Ada sebagian anak muda yang menyangka kondom bisa menghilangkan semua resiko tersebut, suatu anggapan yang amat membahayakan. Faktanya kondom tidak menghilangkan resiko kehamilan maupun resiko tertular penyakit kelamin; Kondom terbuat dari bahan latex dengan pori-pori sebesar 5µ, diameter virus HIV 0,1µ; Tidak heran mereka yang melakukan hubungan seksual di luar pernikahan dengan pelindung kondom 33,3 % tertular HIV (CDC Atlanta).

Tuhan Yesus itu sangat baik, Dia tidak menginginkan kita menderita akibat kebodohan kita, itu sebabnya Dia berikan aturan untuk seks yang diciptakannya; Aturan Tuhan sangat jelas, hubungan seks hanya boleh dilakukan dalam ikatan pernikahan heteroseks-monogami. Siapapun yang mengikuti aturan ini bukan hanya akan terhindar dari tertular penyakit kelamin maupun kehamilan, tetapi kelak akan sangat berbahagia saat menikmati hubungan seks dalam ikatan pernikahan heteroseks-monogami. Dengan apakah seorang anak muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan Firmanmu (Mazmur 119:9); Be WiSe, Always remember Wisdom for Sex Life. (draw)

Sumber : http://jawaban.com/news/relationship/detail.php?id_news=080829162453

Tagged with: , , ,

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. rendy said, on Maret 25, 2009 at 5:22 pm

    dok aku berhubungan dengan pacar dan beliau masih perawan.aku tak pernah memasukkan mr. P kedalam Miss V, apa ada potensi hamil. pacar saya menelpon dan mengatakan aku pusing dan serasa mau muntah

  2. acai said, on April 6, 2009 at 2:32 pm

    dok, saya punya pacar dan selama ini kita melakukan oral seks, karena kalau penetrasi ke vagina saya takut pacar saya hamil. Dalam melakukan oral seks, pacar saya menelan seluruh sperma saya dan begitu pula saya menelan cairan yang keluar dari vagina pacar saya.
    Apakah dengan menelan cairan itu dapat membahayakan bagi kesehatan ?
    Terima kasih jawabannya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: