Be an Example! Be a witness in everywhere

Seks Dan Hepatitis

Posted in Health life by Be example on November 11, 2008

Kehidupan seksual terkait dengan banyak hal, salah satunya adalah kondisi kesehatan fisik. Setiap orang perlu memahami pengaruh penyakit tertentu pada kehidupan seksualnya. Pemahaman yang tidak akurat akan sangat merugikan seperti, kasus Pak Gunawan berikut ini:

“Dr. Andik yth, saya telah menikah selama 2 tahun, akan tetapi 2 minggu setelah menikah dan baru beberapa kali berhubungan, saya menderita gangguan fungsi hati, tetapi tidak ada virus hepatitis A, B atau C. Sampai sekarang SGOT / SGPT masih sekitar 50-90. Pertanyaan : Selama sakit saya tidak pernah berhubungan, bolehkah saya berhubungan? Mengingat saya kasihan dengan istri karena pengantin baru tetapi hanya beberapa kali saja berhubungan? Kalau boleh dengan gaya apa saja yang tidak mengeluarkan banyak tenaga? Jika tidak boleh, bolehkah saya masturbasi dibantu istri? Dan sebaliknya? Selama sakit saya jarang sekali mimpi basah, kalaupun mimpi, saya sebisa mungkin menahannya agar tidak keluar, berbahayakah? Apakah perlu untuk dikeluarkan mengingat sudah lama sekali. Terima kasih mohon dengan sangat untuk dibalas dan diberikan solusinya karena saya dan istri sudah tidak dapat menahan hasrat ini.

Berikut adalah saran saya: Bpk.Gunawan, 2 tahun ini Anda terjebak dalam informasi yang tidak tepat berkaitan dengan gangguan fungsi hati yang Anda alami.

Sebenarnya, tidak ada penyakit yang dikontraindikasikan secara mutlak untuk tidak melakukan hubungan seksual, bahkan untuk penyakit yang amat vital seperti jantung maupun stroke, walau harus dilakukan menurut petunjuk medis yang cermat.

Hepatitis, terutama yang diakibatkan oleh virus seperti Hepatitis A, B maupun C, memang mudah ditularkan melalui kontak intim, sehingga pasangan berpotensi untuk tertular. Namun penularan itu bisa dicegah dengan pemberian vaksinasi kepada pasangan. Apalagi data medik Anda menyatakan tidak ada virus yang teridentifikasi. Jadi tidak ada kekuatiran akan terjadinya penularan.

SGOT / SGPT yang meningkat memang menunjukkan bahwa fungsi liver Anda masih belum sepenuhnya membaik. Tentu ada baiknya untuk menemukan sumber penyebabnya. Sembari upaya tersebut dilakukan, hubungan seksual sebenarnya boleh dilakukan. Gaya yang Anda pilih haruslah gaya yang bisa meminimalkan energi yang Anda keluarkan, contoh, posisi suami di bawah, sehingga istrilah yang lebih aktif. Suami di atas pun tidak masalah asal Anda melakukannya dengan lembut, jangan terlalu menggebu. Itu berarti Anda tidak perlu melakukan mutual masturbation, toh energi yang dikeluarkan sebenarnya tidak terlalu berbeda. Berarti pula, Anda tidak perlu lagi cemas akan mimpi basah Anda.

Karena liver adalah salah satu organ penting yang mengerjakan berbagai proses metabolisme tubuh, Anda bisa membantunya dengan mengurangi beban kerja liver yang tidak perlu. Misalnya dengan mengurangi makanan berlemak, menghindari pemakaian obat yang tidak benar-benar diperlukan termasuk jamu-jamuan dan cobalah konsumsi temulawak, karena kandungan dalam temulawak baik untuk perbaikan sel-sel liver. Jangan berhenti berharap, karena di dalam Tuhan selalu ada pengharapan. “Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan” (Roma15:13); Be WiSe; Always Remember Wisdom for Sex Life. (draw)

http://jawaban.com/news/relationship/detail.php?id_news=080725155012

Tagged with: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: