Be an Example! Be a witness in everywhere

UU Pornografi Buat Papua Serukan Pisah Dari NKRI

Posted in Hot News by Be example on November 11, 2008


Total View : 1176 kali

Pasca pengesahan UU pornografi pekan lalu menyulut banyak reaksi beragam dari berbagai pihak. Reaksi yang ditunjukkan tak urung berujung pada munculnya disintegrasi bangsa, sebagaimana yang diungkapkan oleh beberapa daerah yang sejak awal menentang disahkannya UU pornografi tersebut dan bahkan mengancam keluar dari NKRI apabila DPR meloloskan UU Pornografi tersebut.

Masyarakat Papua dan Papua Barat menyatakan serius terhadap ancaman mereka untuk lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), jika Undang-Undang (UU) Pornografi yang disahkan DPR tidak dibatalkan demi hukum.

Beberapa daerah lainnya seperti di Nusa Tenggara Timur (NTT), Bali, dan Sulawesi Utara, juga menyatakan menolak keras atas UU Pornografi yang dipaksakan tersebut.

Ketua DPRD Papua Barat, Jimmy Demianus Ijie yang bersama dengan 40 pimpinan denominasi gereja se-Papua Barat, ketika menemui pimpinan Dewan Perwakilan daerah (DPD) di Senayan, Jakarta, Selasa (4/11) lalu menegaskan, rakyat di daerahnya tetap berkeras menentang UU Pornografi tersebut sejak awal.

Menurutnya, masyarakat Papua dan Papua Barat akan menggunakan UU 21/2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus) Papua untuk menolak berlakunya UU Pornografi tersebut.

“Rakyat Papua serius dan bertekad memisahkan diri, jika UU tersebut dipaksa untuk diberlakukan secara nasional. Jangan buat kami berpikir ulang. Kami rindu Republik yang bisa mengakomodasi semuanya, tapi kalau disakiti, lebih baik kami berpisah saja,” tegas Jimmy ketika diterima Wakil Ketua DPD, Laode Ida.

Ditambahkan pula bahwa mereka tidak akan menggunakan hak pilihnya dalam pemilu 2009 dan memboikot parpol serta calon presiden yang mendukung UU Pornografi dalam Pemilu mendatang.

Apabila pemerintah tetap mengabaikan seruan mereka tersebut. “Ini seolah-olah ada upaya sadar atau tidak untuk menyuruh orang Papua keluar dari NKRI,” tegas Pdt Bram Mahodoma,” seperti dikutip oleh Suara Pembaruan.

Sumber : Kristian Pos/VM

Sumber : jawaban.com

· princessa
2008-11-10 23:43:49

emm. chunbby klo comment yg baik dunk^^ jgn mrh2 kan ga jd contoh jg buat smua🙂 sabar yah. lagian firtu blg klo hari itu akan makin jahat dan itu akan digenapi..soon. makanya skr, kt hrs hidup benar n berdOa. inget loh kekristenan bkn soal agama ato mau ato ga pake jilbab. tapi gmn kita bs ngebela Tuhan kita n hidup benar :))
· chunbby
2008-11-10 16:58:21

pemerintahan yang aneh..masa UU pornografi disahkan..malah suruh pake jilbab..]Tape deeeeeeeeeee..nga sekalian aja makan Babi haramm..parah..parah..Buat putri..loe mau pake jilbab..??yakin loe..??jangan cuma bisa comment tapi pas disuruh nga mau..??
· wil
2008-11-10 15:49:34

shalom, kebetulan saya mendengar kesaksian langsung dari salah satu peserta demo, pendeta dari papua, yang ikut dlm persekutuan kami di jakarta. sebagaimana yang disaksikan anak-anak di pelosok papua bukan dikotanya, disuruh pakai jilbab dengan alasan tersebut, makanya mereka mati2an menentang hal tsb. Kita doain saja, biar yang terbaik menurut kehendak Bapa yang terjadi. JBU
· puteri
2008-11-09 17:43:54

tidak ada gunanya melakukan demo apalagi pakai mengancam keluar dari NKRI segala. hal ini malah menimbulkan cemooh dan batu sandungan aja. lebih baik introspeksi diri sajalah. Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk menghormati pemerintahan yang ada di atas kita. Lakukanlah itu….
· gunawan
2008-11-08 21:26:18

mana katany negara demokrasi tapi…maLah ngambek….udah donk kan udah yang banyak yang mendukung UU niyntu juga udah dikurangin…jangan mikirin egois pentingin masa depan cucu kita…
· Festy
2008-11-07 16:49:43

.. Kondisi demonstrasi diberbagai tempat, bukankah memperlihatkan kepada kita,, bahwa undang2 tersebut malah memicu masyarakat2 tsb untuk tetap dalam kondisi yg spt itu,, jadi undang2 tersebut masih perlu????? mendatangkan keresahan. yg harus berubah adalah cara berfikir.
· naya
2008-11-07 16:33:34

Inilah kalau sosialisasi UU belum dijalankan sudah disahkan. Tapi yang menyedihkan pendeta GKI di Tanah Papua kok ikut-ikutan bikin pernyataan politik. Malah mengajak penduduk berpakaian jaman baheula, masih primitif animisme, untuk berdemo. Jelas ini tidak injili dan bertentangan dengan misi Ottow dan Geisler.
Tagged with: ,

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. fishhing charters cairns said, on November 9, 2011 at 8:28 am

    The Great Barrier Reef is situated about 22 miles off Cairns. The majority of people visit the Great Barrier Reef, Daintree Rainforest and Kuranda skyrail while on holiday in Cairns


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: