Be an Example! Be a witness in everywhere

Merawat Penderita AIDS Di Rumah

Posted in Health life by Be example on Maret 9, 2009
– Jawaban.com – Anda dapat merawat penderita AIDS di rumah tanpa tertular penyakit ini, baik diri anda maupun anggota keluarga yang lain, dan tanpa menyebabkan infeksi lain pada penderita. Bagaimana? Dengan memastikan bahwa tidak seorangpun melakukan kontak dengan darah penderita, semen, atau sekresi vaginal. Meskipun virus yang menyebabkan AIDS dapat dideteksi melalui liur, urin, feses, mukosa, pernafasan, atau sekresi tubuh lainnya, tidak seorangpun tertular AIDS dengan menyentuh cairan tubuh ini.

Tindakan pencegahan di bawah ini memerlukan waktu dan perencanaan, namun akan menjadi kebiasaan pada akhirnya. Ingatlah bahwa tindakan pencegahan tidak perlu terlalu berlebihan sehingga penderita merasa terisolasi. Untuk mencegah penularan AIDS di rumah, ikuti petunjuk berikut ini:

Mencuci tangan

Gunakan sabun dan air untuk mencuci tangan, lengan, dan bagian permukaan tubuh lain yang menyentuh penderita sesudah dan sebelum kontak terjadi, dan sebelum menyiapkan makanan atau makan.

Jangan menyentuh tubuh anda sendiri atau mulut anda saat anda memberikan perawatan. Ingatkan penderita untuk mencuci tangannya sesering mungkin terutama sebelum makan dan setelah menggunakan kamar mandi.

Sarung tangan, gaun, dan masker

Pakaian pelindung tidak diperlukan untuk perawatan umum selama kontak biasa, misalnya saat memandikan atau memberi makan. Namun demikian, anda harus menggunakannya untuk hal berikut ini.

Gunakan sarung tangan bila menyentuh sekresi atau eksresi tubuh (contohnya, selama perawatan mulut, luka, atau hidung) atau saat merawat penderita wanita yang sedang menstruasi atau baru melahirkan.

Juga, gunakan sarung tangan bila mengurus tampon, kain atau pakaian kotor; saat penderita AIDS muntah atau inkontinen; atau saat merawat penderita dengan luka rektal atau genital (radang atau lecet). Ingat selalu untuk mencuci tangan anda setelah melepas sarung tangan.

Gunakan gaun bila anda terpercik cairan tubuh. Gunakan masker bila penderita memiliki Mycobacterium tuberculosis dan sedang batuk. Gunakan masker dan pelindung mata untuk menghindari percikan muntah atau liur ke mata, hidung, dan mulut anda.

Alat makan

Cuci piring yang digunakan penderita dengan air panas bersabun dan keringkan setelah dicuci. Anda tidak perlu memisahkan piring ini dari piring-piring yang lain.

Fasilitas dapur dan kamar mandi

Penderita AIDS tidak memerlukan kamar mandi dan dapur yang terpisah. Ia dapat menggunakan kamar mandi yang sama dengan anggota keluarga lainnya tanpa pencegahan khusus, kecuali bila penderita mengalami inkontinen atau diare atau luka herpes.

Bila hal terakhir ini ada, kamar mandi di disinfektan dengan solusi pembilas dan air 1:10 setiap kali pakai. Tunggu hingga 10 menit lalu bilas dengan air bersih.

Pembersihan

Bila darah, urin atau cairan tubuh lainnya tumpah, bersihkanlah segera dengan air sabun panas. Lalu disinfektan permukaan yang dicuci dengan solusi pembilas 1:10 dan bersihkan dengan air bersih setelah 10 menit.

Celupkan spons atau lap yang digunakan untuk membersihkan cairan tubuh ke dalam pembilas bersolusi 1:10 selama 5 menit. Jangan bilas di bak cuci piring tempat makanan disiapkan dan jangan gunakan untuk membersihkan tempat makanan disiapkan.

Kosongkan air bekas lap ke dalam toilet. Bersihkan dapur dan kamar mandi. Cuci permukaannya secara rutin dengan sabun, air, dan bubuk pembersih. Bersihkan lemari es dengan teratur dan pel lantai paling sedikit satu minggu sekali.

Disinfektan kamar mandi dan lantai pancuran air dengan pembilas serta air bersolusi 1:10. Tuangkan sejumlah kecil pembilas ke dalam toilet. Cuci tumpahan bila ada dan jangan gunakan spons yang sama untuk membersihkan kamar mandi dan dapur.

Cucian

Gunakan sarung tangan saat mengurus pakaian kotor. Selalu cuci handuk dan lap badan setelah digunakan. Masukkan pakaian kotor ke dalam plastik bersegel sampai anda mencucinya. Masukkan pakaian kotor ke dalam air dingin dan tambahkan deterjen enzimatik; lalu cuci dalam air panas, deterjen, dan 1 cangkir pembilas. Keringkan secara panas. Cuci semua pakaian penderita secara terpisah.

Barang-barang yang dapat dibuang

Letakkan sarung tangan, tampon, bantalan linen-saver, tisu, dan barang lain dalam plastik bersegel sebelum dibuang. Pengambilan sampah setiap hari sudah cukup, tetapi ikuti peraturan pengambilan sampah di komunitas anda.

Jarum injeksi

Buang jarum injeksi yang telah digunakan ke dalam plastik tahan tusuk atau kaleng metal dan disegel. Jangan mematahkan jarum. Ikuti regulasi pengambilan sampah di komunitas anda.

Barang-barang pribadi

Jangan berbagi barang seperti sikat gigi, pencukur, atau barang lainnya yang bisa mengandung darah yang terkontaminasi.

Termometer kaca dapat dibagi penggunaannya setelah dicuci bersih. Cuci dalam sabun dan air dingin, lalu masukkan 70-90% etil alkohol selama 30 menit, lalu bilas dengan air mengalir.

www.jawaban.com

Nb : Menurut kak Lukas, seorang aktivis di yayasan HIV-AIDS yang saat ini bekerja di Papua, jika CD-4 penderita di atas 200 (dengan pengobatan rutin tentunya), maka kemungkinan untuk terjadinya penularan melalui darah dlsb sangatlah kecil krn potensi virus untuk menular kecil sekali dalam keadaan tersebut.

Mengatasi Kebotakan Dan Jerawat

Posted in Health life by Be example on Maret 9, 2009

Menurut ahli dermatologists stres dapat menyebabkan rambut rontok, tumbuhnya jerawat, dan banyak masalah lainnya. Manifestasi dari stres ini dapat menyebabkan kegelisahan. Penyebab stres ini dikarenakan meningkatnya hormone cortisol di dalam tubuh, hal tersebut ditanggapi tubuh dengan meningkatkan produksi minyak di kulit, dan menyebabkan tumbuhnya jerawat. Lebih banyak olahraga, istirahat total, dan merawat kulit adalah tiga langkah dasar untuk meniadakan masalah ini.

“Ketika jumlah cortisol meningkat, produksi minyak oleh tubuh meningkat dan kadang-kadang akan menimbulkan jerawat, bahkan bagi mereka yang tidak pernah memiliki jerawat sebelumnya,” demikian penjelasan Dr. Flor Mayoral, MD, seorang dermatolog dari South Miami.

Jerawat bukanlah hal yang terburuk, stres dapat menyebabkan rambut Anda rontok.

“Ketika orang-orang stres, tubuhnya akan merespon dengan menyebabkan kerontokan rambut,” Dr Mayoral menjelaskan.

Stres fisik karena penyakit, cedera maupun kehamilan juga dapat menimbulkan stres yang berhubungan dengan rambut dan reaksi kulit. Tapi kabar baiknya hal ini masih bisa ditangani.

Cara untuk meminimalkan dampak stres pada kulit termasuk menghindari mandi air panas, memakai pelembab setelah mandi, dan menggunakan sunscreen.

Tips untuk menangani stress: Ada beberapa hal mudah dan praktis manusia ini dapat Anda lakukan dalam menangani stress. (1) Jadilah realistis dan tidak mencoba untuk menjadi sempurna, atau mengharapkan orang lain menjadi seperti yang Anda mau. (2) Jadilah fleksibel; Jika Anda merasa sudah kelelahan, batalkan satu atau dua jadwal Anda. (3) Tidurlah yang nyenyak. (4) Lakukan olahraga secara rutin – dan ikuti diet sehat. (5) Belajar untuk bersantai dengan memasukkan jadwal waktu untuk membaca atau mandi yang lebih lama.

www.jawaban.com

Bahagia Bukan Karena Nge-Fly Tapi Nge-Flow

Posted in Health life by Be example on November 11, 2008

Setiap hari kita dihadapkan pada tugas atau target yang harus dicapai dalam tenggat waktu tertentu. Banyak hal yang dapat menjadi penyebab kita terjebak dalam situasi dikejar waktu. Selain itu, sebagian orang mungkin dihadapkan pada tugas yang monoton, dan membosankan. Berbagai keadaan seperti itu menyebabkan seseorang jarang bisa menikmati apa yang tengah di lakukan. Akibat lebih jauh lagi, mungkin mengalami stres, lelah mental, atau bahkan burn-out.

Keadaan ini jelas jauh dari gambaran tentang kebahagiaan atau kepuasan hidup yang banyak orang angankan. Agar lebih dapat merasa sejahtera secara psikis (puas dan bahagia) semestinya seseorang memiliki lebih banyak pengalaman flow pada saat melakukan sesuatu, yaitu dengan menikmatinya.

Flow, Apa itu?

Flow tentu saja tidak sama dengan fly, tetapi dua hal ini terasa berkaitan. Bila seseorang melakukan sesuatu, misalnya mendengarkan musik kesukaan dengan penuh cita rasa kenikmatan, kesadarannya berubah. Ia tidak lagi merasakan dirinya sebagai hal yang terpisah dengan alunan musik itu.

Diri terhanyut bersama sesuatu yang sedang dilakukan, itulah flow! Selama ini gejala seperti itu kadang disebut fly (terbang). Padahal, fly memiliki konotasi keadaan melayang karena menggunakan napza atau obat terlarang. Nah, flow dan fly memang serupa, tetapi tak sama.

Flow mulai diteliti oleh Csikszentmihalyi pada tahun 1975, dan saat ini mulai menjadi topik yang digemari dalam Psikologi bersamaan dengan bergulirnya Psikologi Positif (Psikologi yang berfokus pada kekuatan dan kesejahteraan psikologis manusia). Csikszentmihalyi meneliti hal ini dalam konteks risetnya mengenai kesejahteraan psikologis.

Setelah mewawancarai lebih dari 200 responden, Csikszentmihalyi melahirkan definisi flow sebagai berikut:

Flow menggambarkan suatu sensasi yang holistik yang terwujud ketika kita melakukan tindakan dengan keterlibatan penuh… Ini merupakan kondisi di mana tindakan demi tindakan berjalan menurut logika internal yang tampaknya tidak memerlukan intervensi kesadaran dalam diri kita. Kita mengalaminya sebagai suatu kesatuan yang mengalir dari satu momen ke momen berikutnya, di mana kita merasa berada dalam kendali tindakan kita tersebut, dan dalam hal ini hanya terdapat sedikit perbedaan antara diri dan lingkungan; antara stimulus dan respon; atau antara masa lalu, sekarang, dan masa yang akan datang.
(Csikszentmihalyi, dalam Compton, 2005)

Dalam penelitiannya terhadap orang-orang di Amerika dan Eropa, Csikszentmihalyi menemukan bahwa sekitar 20 persen dari responden yang mengaku sering memiliki pengalaman flow, kadang beberapa kali dalam sehari. Hanya sekitar 15 persen responden yang mengaku tidak pernah memiliki pengalaman flow; dan juga sangat kecil responden yang mengalami flow secara intensif.

Para responden yang mengalami flow, baik yang intensif maupun sedang, mengakui kaitan erat antara flow dengan kesejahteraan psikologis. Flow dirasa sangat baik dan merupakan elemen dari kesenangan/kegembiraan/kenikmatan.


Flow Tingkatkan Kesejahteraan Psikologis

Csikszentmihalyi dalam bukunya di tahun 1990 menyatakan bahwa kualitas hidup seseorang ditentukan oleh kemampuannya mengendalikan kesadaran. Kemampuan tersebut menghasilkan keteraturan dan kesejahteraan psikologis yang lebih besar. Sebaliknya, kurangnya kemampuan mengendalikan kesadaran akan menghasilkan gangguan dan berbagai kondisi ketidakpuasan.

Yang dimaksud kendali (control) dalam hal ini adalah keterampilan yang dipelajari yang mencakup regulasi yang seimbang dari pikiran, emosi, perilaku, dan perhatian. Flow membantu menciptakan keteraturan semacam ini dalam kesadaran. Itulah sebabnya flow dinilai sebagai keadaan yang menghasilkan kesejahteraan psikologis.

Kemampuan mengendalikan kesadaran dan meningkatkan kemungkinan pengalaman yang optimal akan meningkatkan rasa unggul (the sense of mastery), suatu perasaan berpartisipasi dalam hidup, dan kemampuan untuk menentukan isi hidup dari satu peristiwa ke peristiwa lainnya.

Csikszentmihalyi mengamati apa yang terjadi sepanjang pengalaman flow dengan setelah pengalaman flow. Ia menjelaskan bahwa selama terjadinya flow, meningkatnya kesejahteraan terjadi karena lebih efisiennya organisasi kesadaran. Selama terjadinya flow, tersedia informasi dalam kesadaran yang sesuai dengan tujuan, dan dalam kondisi tersebut energi psikis akan mengalir tanpa usaha.

Csikszentmihalyi menyatakan: “Bila informasi yang masuk dalam kesadaran selaras dengan tujuan-tujuan kita, energi psikis mengalir tanpa perlu usaha. Dengan demikian, bagian dari pengalaman flow adalah berkurangnya konflik internal antarberbagai tujuan yang ada. Sesudah terjadi flow, terjadi peningkatan kesadaran lebih lanjut. Selain itu terdapat perasaan bahwa diri sendiri menjadi lebih terintegrasi.”

Csikszentmihalyi yakin bahwa kemampuan untuk berada dalam kondisi terserap dan penuh minat terhadap pengalaman sehari-hari merupakan salah satu ramuan penting untuk kebahagiaan dan hidup yang mengalami kepenuhan.

Ia mengatakan bahwa langkah pertama untuk lebih menikmati hidup adalah belajar merekayasa aktivitas sehari-hari untuk memperoleh pengalaman berharga. Yang dimaksud merekayasa pengalaman sehari-hari oleh Csikszentmihalyi adalah sebanyak mungkin bertindak dengan menemukan keseimbangan yang terbaik antara keterampilan dan tantangan.

Sumber: Gaya hidup sehat online/VM (jawaban.com)


Hanya dekat Tuhan saja aku tenang. DaripadaNyalah kekuatan dan gunung batu perlindunganku. Amin

Tagged with: , ,

Tindihan, Apakah Benar Diganggu Roh Jahat?

Posted in Health life by Be example on November 11, 2008

Menurut medis, keadaan ketika orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak disebut sleep paralysis alias tidur lumpuh (karena tubuh tak bisa bergerak dan serasa lumpuh). Hampir setiap orang pernah mengalaminya. Setidaknya sekali atau dua kali dalam hidupnya.

Sleep paralysis bisa terjadi pada siapa saja, lelaki atau perempuan. Dan usia rata-rata orang pertama kali mengalami gangguan tidur ini adalah 14-17 tahun. Sleep paralysis alias tindihan ini memang bisa berlangsung dalam hitungan detik hingga menit. Yang menarik, saat tindihan terjadi kita sering mengalami halusinasi, seperti melihat sosok atau bayangan hitam di sekitar tempat tidur. Tak heran, fenomena ini pun sering dikaitkan dengan hal mistis.

Di dunia Barat, fenomena tindihan sering disebut mimpi buruk inkubus atau old hag berdasarkan bentuk bayangan yang muncul. Ada juga yang merasa melihat agen rahasia asing atau alien. Sementara di beberapa lukisan abad pertengahan, tindihan digambarkan dengan sosok roh jahat menduduki dada seorang perempuan hingga ia ketakutan dan sulit bernapas.

Kurang Tidur

Menurut Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis, adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap rapid eye movement (REM).

Sebagai pengetahuan, berdasarkan gelombang otak, tidur terbagi dalam 4 tahapan. Tahapan itu adalah tahap tidur paling ringan (kita masih setengah sadar), tahap tidur yang lebih dalam, tidur paling dalam dan tahap REM. Pada tahap inilah mimpi terjadi.

Saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke mimpi (REM).

Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi.

Selain itu, sleep paralysis juga bisa disebabkan sesuatu yang tidak dapat dikontrol. Akibatnya, muncul stres dan terbawa ke dalam mimpi. Lingkungan kerja pun ikut berpengaruh. Misalnya, Anda bekerja dalam shift sehingga kekurangan tidur atau memiliki pola tidur yang tidak teratur.

Waspadai

Meski biasa terjadi, gangguan tidur ini patut diwaspadai. Pasalnya, sleep paralysis bisa juga merupakan pertanda narcolepsy (serangan tidur mendadak tanpa tanda-tanda mengantuk), sleep apnea (mendengkur), kecemasan, atau depresi.

Jika Anda sering mengalami gangguan tidur ini, sebaiknya buat catatan mengenai pola tidur selama beberapa minggu. Ini akan membantu Anda mengetahui penyebabnya. Lalu, atasi dengan menghindari pemicu. Bila tindihan diakibatkan terlalu lelah, coba lebih banyak beristirahat.

Kurang tidur pun tidak boleh dianggap remeh. Jika sudah menimbulkan sleep paralysis, kondisinya berarti sudah berat. Segera evaluasi diri dan cukupi kebutuhan tidur. Usahakan tidur 8-10 jam pada jam yang sama setiap malam.

Perlu diketahui juga, seep paralysis umumnya terjadi pada orang yang tidur dalam posisi telentang (wajah menghadap ke atas dan hampir nyenyak atau dalam keadaan hampir terjaga dari tidur). Itu sebabnya, kita perlu sering mengubah posisi tidur untuk mengurangi risiko terserang gangguan tidur ini.
View: 363 times
Sumber: Perempuan.com

http://jawaban.com/news/health/detail.php?id_news=081030115600

Lima Tanda Mental Melemah

Posted in Health life by Be example on November 11, 2008

Jika Anda mendadak jadi pemarah, berteriak kepada seseorang yang Anda kasihi atau berdebar-debar, itu merupakan simtom stres.

Itu tanda atau gejala yang mudah diketahui. Selain itu, ternyata ada banyak kondisi yang sebetulnya mengarah pada terjadinya kelelahan mental alias stres, tetapi Anda sendiri tidak menyadarinya.

Coba perhatikan dan cocokkan dengan kondisi diri Anda saat ini, apakah lima tanda kelelahan mental ini sedang Anda alami?

1. Anda masuk ke suatu ruangan, tetapi tidak ingat hendak melakukan apa. Hormon stres kortisol melemahkan memori atau ingatan, membuat Anda lebih cenderung untuk lupa atas apa yang Anda sedang kerjakan.

2. Anda mengalami memar-memar tanpa tahu penyebabnya. Melakukan sesuatu seperti orang “gila” saat stres membuat Anda lebih sering membentur sesuatu. Dan saat stres, tubuh Anda menghasilkan zat kimia pembunuh rasa nyeri menjadi lebih tinggi. Yang berarti, Anda tidak merasakan benturan yang terjadi.

3. Gigi Anda bergemeretuk. Normalnya, gigi hanya menyentuh satu sama lain pada saat mengunyah makanan. Namun, saat Anda stres, Anda sering mengunci rahang.

4. Mata kering. Salah satu tanda stres adalah tidak sering mengedip. Hal ini akan menghentikan Anda untuk mengisi kembali lapisan air mata sehingga membuat mata menjadi kering, merah, dan terasa seperti ada pasir.

5. Anda bermusuhan dengan sayur. Saat stres, Anda menjadi lebih sensitif terhadap rasa pahit atau asam. Hal ini bisa membuat Anda menjauhi sayur, misalnya terung.

Sumber : http://jawaban.com/news/health/detail.php?id_news=081105182858

Tagged with: , ,

Petting Dan Kehamilan

Posted in Health life by Be example on November 11, 2008

Ada seorang pemuda bernama Jonathan, 29th, tinggal di Bandung, mengirim e-mail pada saya:

Dok, saya mo nanya: Apa wanita bisa hamil kalau kena leleran sperma laki-laki tepat pada bagian tengah celana luar si cewek? Gimana caranya agar waktu berpelukan dengan pacar tidak mudah keluar sperma? Selama pacaran gimana caranya agar menjaga tidak terjadi kehamilan?

Kesan saya, Jonathan sedang berpacaran, terbiasa bercumbu dengan pacarnya, dan takut pacarnya menjadi hamil. Suatu fenomena yang bisa dialami oleh anak muda jaman sekarang. Sebagai dokter saya selalu berusaha untuk mencari akar masalah dan bicara prinsip dalam memberi solusi, berikut adalah jawaban saya pada Jonathan.

Jo, saya merasakan ada kecemasan dan ketakutan dalam dirimu. Saya bisa memahami rasa takut tersebut. Siapapun tidak menginginkan pacarnya hamil sebelum mereka menikah, karena konsekuensi medis, psikologis, sosial, finansial dan spiritual akibat kehamilan di luar nikah sangat besar, dan tidak ada orang yang bisa menanggung konsekuensi tersebut. Karena itu saya sangat memahami mengapa kamu ingin mengetahui cara untuk mencegah kehamilan pada pacarmu.

Jo, kehamilan bisa terjadi bila sperma bertemu dengan sel telur; Secara umum peristiwa tersebut bisa terjadi bila seorang pria dewasa melakukan hubungan seksual dengan seorang wanita dewasa. Di samping itu ada beberapa peristiwa dimana tanpa hubungan seksual, kehamilan bisa terjadi; misalnya pada proses pengobatan kemandulan dengan inseminasi buatan, bayi tabung, maupun tehnik ART (assisted reproductive technology) lainnya. Dalam banyak kasus juga dilaporkan terjadinya kehamilan akibat petting, dimana remaja pria mengeluarkan sperma dekat dengan vagina remaja putri yang dicumbuinya. Sperma adalah sel hidup yang mampu bergerak sangat cepat, sehingga tanpa hubungan seksual pun sperma yang berada dekat dengan vagina bisa berenang menuju sel telur untuk membuahinya.

Jo, rangsangan seksual memiliki sifat yang progresif, karena itu siapapun yang melakukan kontak fisik seperti berpelukan maupun berciuman akan cenderung melakukan lebih jauh, dan biasanya berakhir dengan hubungan seksual, dengan resiko yang jelas yaitu tertular penyakit menular seksual seperti HIV-AIDS yang belum ada obatnya maupun kehamilan. Tanpa penetrasi pun resiko tertular penyakit dan kehamilan sudah ada.

Ada sebagian anak muda yang menyangka kondom bisa menghilangkan semua resiko tersebut, suatu anggapan yang amat membahayakan. Faktanya kondom tidak menghilangkan resiko kehamilan maupun resiko tertular penyakit kelamin; Kondom terbuat dari bahan latex dengan pori-pori sebesar 5µ, diameter virus HIV 0,1µ; Tidak heran mereka yang melakukan hubungan seksual di luar pernikahan dengan pelindung kondom 33,3 % tertular HIV (CDC Atlanta).

Tuhan Yesus itu sangat baik, Dia tidak menginginkan kita menderita akibat kebodohan kita, itu sebabnya Dia berikan aturan untuk seks yang diciptakannya; Aturan Tuhan sangat jelas, hubungan seks hanya boleh dilakukan dalam ikatan pernikahan heteroseks-monogami. Siapapun yang mengikuti aturan ini bukan hanya akan terhindar dari tertular penyakit kelamin maupun kehamilan, tetapi kelak akan sangat berbahagia saat menikmati hubungan seks dalam ikatan pernikahan heteroseks-monogami. Dengan apakah seorang anak muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan Firmanmu (Mazmur 119:9); Be WiSe, Always remember Wisdom for Sex Life. (draw)

Sumber : http://jawaban.com/news/relationship/detail.php?id_news=080829162453

Tagged with: , , ,

Seks Dan Hepatitis

Posted in Health life by Be example on November 11, 2008

Kehidupan seksual terkait dengan banyak hal, salah satunya adalah kondisi kesehatan fisik. Setiap orang perlu memahami pengaruh penyakit tertentu pada kehidupan seksualnya. Pemahaman yang tidak akurat akan sangat merugikan seperti, kasus Pak Gunawan berikut ini:

“Dr. Andik yth, saya telah menikah selama 2 tahun, akan tetapi 2 minggu setelah menikah dan baru beberapa kali berhubungan, saya menderita gangguan fungsi hati, tetapi tidak ada virus hepatitis A, B atau C. Sampai sekarang SGOT / SGPT masih sekitar 50-90. Pertanyaan : Selama sakit saya tidak pernah berhubungan, bolehkah saya berhubungan? Mengingat saya kasihan dengan istri karena pengantin baru tetapi hanya beberapa kali saja berhubungan? Kalau boleh dengan gaya apa saja yang tidak mengeluarkan banyak tenaga? Jika tidak boleh, bolehkah saya masturbasi dibantu istri? Dan sebaliknya? Selama sakit saya jarang sekali mimpi basah, kalaupun mimpi, saya sebisa mungkin menahannya agar tidak keluar, berbahayakah? Apakah perlu untuk dikeluarkan mengingat sudah lama sekali. Terima kasih mohon dengan sangat untuk dibalas dan diberikan solusinya karena saya dan istri sudah tidak dapat menahan hasrat ini.

Berikut adalah saran saya: Bpk.Gunawan, 2 tahun ini Anda terjebak dalam informasi yang tidak tepat berkaitan dengan gangguan fungsi hati yang Anda alami.

Sebenarnya, tidak ada penyakit yang dikontraindikasikan secara mutlak untuk tidak melakukan hubungan seksual, bahkan untuk penyakit yang amat vital seperti jantung maupun stroke, walau harus dilakukan menurut petunjuk medis yang cermat.

Hepatitis, terutama yang diakibatkan oleh virus seperti Hepatitis A, B maupun C, memang mudah ditularkan melalui kontak intim, sehingga pasangan berpotensi untuk tertular. Namun penularan itu bisa dicegah dengan pemberian vaksinasi kepada pasangan. Apalagi data medik Anda menyatakan tidak ada virus yang teridentifikasi. Jadi tidak ada kekuatiran akan terjadinya penularan.

SGOT / SGPT yang meningkat memang menunjukkan bahwa fungsi liver Anda masih belum sepenuhnya membaik. Tentu ada baiknya untuk menemukan sumber penyebabnya. Sembari upaya tersebut dilakukan, hubungan seksual sebenarnya boleh dilakukan. Gaya yang Anda pilih haruslah gaya yang bisa meminimalkan energi yang Anda keluarkan, contoh, posisi suami di bawah, sehingga istrilah yang lebih aktif. Suami di atas pun tidak masalah asal Anda melakukannya dengan lembut, jangan terlalu menggebu. Itu berarti Anda tidak perlu melakukan mutual masturbation, toh energi yang dikeluarkan sebenarnya tidak terlalu berbeda. Berarti pula, Anda tidak perlu lagi cemas akan mimpi basah Anda.

Karena liver adalah salah satu organ penting yang mengerjakan berbagai proses metabolisme tubuh, Anda bisa membantunya dengan mengurangi beban kerja liver yang tidak perlu. Misalnya dengan mengurangi makanan berlemak, menghindari pemakaian obat yang tidak benar-benar diperlukan termasuk jamu-jamuan dan cobalah konsumsi temulawak, karena kandungan dalam temulawak baik untuk perbaikan sel-sel liver. Jangan berhenti berharap, karena di dalam Tuhan selalu ada pengharapan. “Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan” (Roma15:13); Be WiSe; Always Remember Wisdom for Sex Life. (draw)

http://jawaban.com/news/relationship/detail.php?id_news=080725155012

Tagged with: , ,

Apa saya kena osteoarthritis?

Posted in Health life by Be example on November 11, 2008
Dear Doctor, this is my 2nd message. Yang pertama aku tidak terima balasannya. So, please dijawab ya. Umurku 24th. Sekitar 1th yang lalu aku mulai merasa kalau betisku linu / ngilu. Rasanya di dalam banget, jadi harus kutekan kuat-kuat baru kerasa. Sekarang rasa itu tiap hari aku alami. Kata dokter aku kena osteoarthritis. Aku ga boleh lagi pake sepatu hak tinggi, dikasih obat banyak banget. Sekarang sudah satu bulan lebih sejak ke dokter, rasa sakitnya masih sama padahal aku sudah turuti setiap larangannya. Saat ini aku coba acupunctur (10x) dan minum air kayu manis (dapat info dari teman). Tapi rasa sakitnya tidak berkurang.

Pertanyaanku: 1. Apa benar aku kena OA seperti kata dokter? Berarti rasa sakitku ini di tulang ya, bukan di otot? 2. Rasa sakitnya berpindah-pindah kadang di betis, lutut, telapak kaki, di ankle belakang (batas antara kaki & telapak), di paha atau kadang malah semuanya sakit. Tapi semua ada di kaki bagian kananku. Kok bisa seperti itu ya? 3. Ada tidak obat yang bisa menghilangkan rasa nyeri / linu / ngilunya? Dokter pernah kasih aku melaxicom, tapi waktu aku minum rasa sakitnya tetap tidak berkurang (yang bikin aku curiga apa benar aku kena OA)? 4. Lututku dari dulu kalau jongkok pasti bunyi, sampai sekarang masih seperti itu. Apa mungkin itu tanda awalnya dari semua rasa sakit ini? Aku juga dulu pernah beberapa kali kram kaki di tengah malam bahkan subuh.

Untuk info, aku sekarang sudah 2th kerja kantoran. Memang sih jarang gerak tapi pas berangkat dan pulang kerja aku pasti jalan kaki ke rumah +/- 20 menit tiap hari. Dulu memang aku jarang minum air, tapi akhir-akhir ini aku usahain minum sebanyak mungkin. Aku ikut program pengenalan budaya ke luar negeri tahun ini. Katanya rasa ngilu dapat dipicu oleh udara dingin jadi aku benar-benar berharap dapat info yang bisa bantu aku untuk secepatnya mengatasi masalah ini. Thx a lot

Dokter OBI Menjawab :

Osteoarthritis adalah suatu penyakit yang menyerang persendian atau dengan kata lain adalah radang sendi (Osteo : Tulang). Penyebab Osteoarthritis bisa disebabkan karena kurangnya kalsium sehingga pembentukan Osteosit dan Osteoblast (Zat pembentuk tulang) tidak maksimal. Bila kepadatan tulang menurun, maka akibatnya adalah akan mudah terjadi infeksi saat terbentur, atau tulang mendapat tekanan yang berlebihan. Bila keluhan semakin sering dirasakan, ada baiknya Anda melakukan foto rontgen untuk memastikan sejauh mana peradangan sendi sudah terjadi.

Sumber : Jawaban Health http://jawaban.com/news/health/detail.php?id_news=080921144010

Kelabilan Remaja, Darimana Asalnya??

Posted in Health life by Be example on Juni 19, 2008

Jika Anda masih remaja, atau Anda adalah orang tua dari anak remaja, mungkin Anda bingung mengapa anak remaja memiliki perilaku yang ‘meledak-ledak’.

Penelitian terakhir menunjukkan bahwa Anda tidak perlu bingung mengapa begini mengapa begitu. Ternyata ketika seorang anak masuk ke dunia remaja, suatu perubahan terjadi dalam otak mereka. Karena itulah perilaku mereka demikian.

Para dokter dan peneliti dari UCLA mempelajari ratusan anak-anak dengan cara melakukan scanning pada otak mereka setiap tahun dari umur 5-20 tahun. Selama 15 tahun tersebut, para ahli meneliti dan mencatat dengan detail setiap perubahan yang terjadi pada otak mereka.

Dan hasil dari penemuan itu menyatakan bahwa otak manusia belum berkembang ‘dewasa’ dan matang sampai seseorang tiba di usia remaja. Bagian otak yang berkembang terakhir pada seseorang ialah bagian otak yang berhubungan dengan pengambilan keputusan dan yang mengendalikan dorongan-dorongan hati dan pikiran.

Area otak yang berhubungan dengan perkara-perkara yang emosional belum berkembang matang sampai usia remaja. Karena itulah, pada usia remaja, kondisi labil biasa terjadi pada seseorang. Mereka akan cenderung membuat keputusan-keputusan yang salah, tapi bisa belajar dari itu. Dan itu semua adalah bagian normal dari pertumbuhan otak mereka.

Penemuan lain juga menyatakan bahwa besar kecilnya ukuran otak tidak menjamin semakin baiknya otak tersebut berfungsi. Para peneliti juga menemukan bahwa semakin tua seseorang, justru lapisan luar otak malah semakin menipis. Karena itu, fungsi otak untuk berpikir pada saat anak-anak, jauh lebih efektif ketimbang pada orang dewasa.

Itulah sebagian kecil serba-serbi otak manusia yang diciptakan Tuhan secara luar biasa.

http://www.jawaban.com

Tagged with: , ,

Mudah Marah? Waspadai Kadar Serotonin Otak Anda

Posted in Health life by Be example on Juni 19, 2008

Bila akhir-akhir ini Anda cepat terpancing emosi atau gampang naik pitam, bisa jadi Anda kekurangan hormon serotonin dalam otak.  Serotonin, yang juga dikenal sebagai hormon yang mengendalikan mood, menurut temuan  para ahli di Inggris ternyata juga memainkan peran penting dalam mengatur emosi seperti amarah atau agresivitas.

Seperti dipaparkan Molly Crockett,  psikolog dari Universitas Cambridge dalam Journal Science, serotonin yang juga dikenal sebagai neurotransmitter (penghantar signal saraf) dan  menjadi target obat-obatan antidepresan,  diyakini dapat membuat respon seseorang menjadi agresif bila kadarnya dalam otak terbatas atau berkurang.

Peran penting serotonin dalam mengendalikan impuls memang masih kontroversial, namun Crockett dan timnya mengklaim bahw riset mereka merupakan yang pertama membuktikan adanya hubugan kausalitas yang sebenarnya.

“Oleh sebab kami dapat memanipulasi secara langsung kadar serotonin serta mengobservasi dampaknya terhadap perilaku, kami dapat menyimpulkan adanya hubungan sebab akibat antara serotonin dan respon agresif,” ungkap Crockett.

Riset yang digagas Crocket juga telah membantu mengungkap misteri mengapa seseorang menjadi sangat murka atau agersif ketika lapar. Dalam kondisi perut kosong, terang peneliti, produksi asam amino esensial menurun. Padahal, asam amino yang berasal dari makanan inilah yang  diperlukan tubuh untuk menghasilkan serotonin.

Selama riset, Crockett beserta timnya menggunakan pengetahuan mereka untuk  memanipulasi kadar serotonin pada 20 orang sehat yang menjadi obyek penelitian.  Partisipan diminta untuk melakukan permainan situasi guna menguji respon mereka terhadap adil atau tidaknya dalam penawaran uang.

Dari pantauan terlihat  bahwa partisipan yang memiliki kadar serotonin rendah cenderung ingin menyisihkan atau mengalahkan yang lain, bahkan saat tersudut sekalipun. Hal itu ditunjukkan sebagai cara untuk menghukum seseorang yang membuat penawaran.

“Itu adalah respon yang dikendalikan amarah,” ungkap Crockett.

Hasil temuan ini menurut  Crockett setidaknya dapat membantu para dokter dalam mengobati pasien penderita depresi dan gangguan kecemasan. Para dokter dapat mengajarkan pasien bagaimana mengatur emosi saat membuat keputusan, khususnya dalam situasi sosial.

Tagged with: , , , ,