Be an Example! Be a witness in everywhere

Kesaksian

Kamu yg ingin membagikan kesaksianmu tentang cinta kasih Tuhan Yesus, kamu bisa tulis di bawah ini. Biar bs menjadi berkat bagi yg lain. Groovy you! :)

7 Tanggapan

Berlangganan komentar dengan RSS.

  1. mery said, on Maret 6, 2008 at 8:06 pm

    shalom….

    waktu prtama kali aq mau mengenal YESUS waktu smp klas 1 jadi aq tuh sangat mengidolakan YESUS bgt trus aq berdoa ma Dia…blg gni…

    “GOD aq rindu bgt kalo suatu saat ada org yg bs membawa aq intim dengan MU… (dalu kristen2an )
    trus…. GOD jwb doaku …

    tanteq kan penginjil gt trus dia dtg k medan, aq tanya kok bs kesini.,.. trs dia blg waktu tante doa, GOD nyatain,.. ada yg pengen bgt d layani gt d medan. trs aq smpe yg WAAAAHHH gt…. kayak dapat kado paling dasyat hahahahahahahahah

    nah gt kan… trs aq pelepasan… trus terima GOD sbg TUHAN n JURUSELAMAT trus… waktu dalam alam roh itu… aq d angkat k surga… ada YESUS berpakaiaan putih terang bgt…
    Dia bawa aq duduk berdua, Dia mangku aq gt duduk d batu… trus aq blg’ GOD, AQ GA LAYAK BNER UNTUK MU..
    trs GOD blg… “mery kau sangat berarti buatq… ”
    trus… aq blg
    GOD aq mau melayani Engkau bersaksi sampai keujung bumi… trus aq sampe nanggis kenceng gt… tp sayangnya perjumpaan itu ga lama….

    nah gitu ceritanya… moga kesaksian aq dapat menambah keintiman kita semua ma GOD ya…
    YESUS MENGASIHI SEMUANYA YG BACA hehehehehehe,,,,
    GBU all..

  2. dian said, on Maret 9, 2008 at 3:05 pm

    shallom,,
    akhirnya, Dian dapet juga situs yang nyediain tempat buat bersaksi tanpa harus nge-mail..

    Aq percaya Tuhan kerjakan mujizat yang luar biasa dalam hidup setiap mereka yang dikasihiNya.. termasuk aq..haha.. narsis banget,
    yailah lah..dikasihi Kristus kan harta yang paling berharga,,

    nah, lewat tulisan ini, aq pingin saksikan Kebaikan Tuhan dalam hidupku ke kalian smua..

    3 tahun lalu,seminggu sebelum OSPEK kampus, tepatnya tanggal 12 agustus 2005, aku mengalami sebuah kecelakaan:
    aku membonceng temanku,lalu motor kami tertabrak motor, aku terpelanting, lalu bagian punggungku tergilas mobil yang tak bisa mengerem saat kecelakaan terjadi di depannya. Waktu itu, Tuhan membiarkanku sadar, tersadar ketika satu roda mobil,, yang akhirnya aku tau roda itu adalah roda Honda CRV,,, dengan enaknya melewati punggungku, meninggalkan rasa sakit yang luar biasa, sampai aku tak punya kekuatan sedikitpun untuk merasakannya.
    Bahkan sebelum masuk ruang operasi, Tuhan membiarkanku mengetahui bahwa aku mengalami trauma perut (ada bagian organ dalam yang hancur), kehilangan darah 1 liter, mendengar bahwa tidak ada persedian darah di rumah sakit maupun PMI dan harus melihat bahwa kemungkinanku untuk tetap hidup sangat kecil dengan HB yang terus menurun hingga mencapai 3.
    waktu itu hanya keluhan yang keluar dari mulutku.Aku bener2 ga nyangka, Tuhan ijinkan hal itu menimpaku. Aku masih muda, dan aku belum sempat merasakan bangku kuliah, ada banyak cita-cita ku yang belum tercapai,,,aku meluapkan semua protesku.bagaimana hidupku selanjutnya? bayangkan saja! aku tergilas roda mobil CRV, dan dokter pun tak tahu bagian mana dari tubuhku yang hancur. di sela-sela protesku ada juga ketakutan aku akan meninggal waktu itu..rasanya hidupku tinggal sejengkal.

    Namun, ketika aku berada dalam ruang CT scan, dalam keadaan lemah dan sendiri, tanpa keluarga dan teman, aku justru merasakan betul kehadiranNya, yakin bahwa hanya Tuhan yang mengerti dan merasakan sakit yang aku rasakan hingga aku mulai mempunyai kekuatan untuk bertahan. Aku mulai menghentikan protesku,menggantinya dengan keberserahan padaNya. Aku yakin, apapun yang akan terjadi selanjutnya, Dia kerjakan yang terbaik.

    Dan Dia telah melakukannya,,aku sembuh, tanpa cacat, hanya kehilangan 1/3 bagian ginjal kanan, bisa berjalan, bisa kuliah, bisa naek motor lagi, dan bisa menulis hal ini. Sekarang aku mengerti mengapa aku dibiarkanNya sadar selama kejadian itu, yakni karena Bapa ingin aku mengenalNya. Bahwa hanya Dialah yang selalu ada, menyertai dan melakukan mukjizat2 dalam hidupku.

    yap, moga2 aja kalian terberkati dengan kesaksianku,,pengalamanku yang
    Meyakinkanku bahwa mengimaniNya bukanlah hal yang sia-sia. Kejadian tersebut benar-benar telah mendewasakan imanku. Thank’s Lord!!

    GBU all!!

  3. joe said, on November 18, 2008 at 9:48 am

    shallom,,

    Allah kita adalah Allah yang luuuuaaaarrr biasa segala puji dan syukur hanya untuk YESUS TUHAN kita Halleluya….Halleluya

  4. David_Jo said, on November 27, 2008 at 11:19 pm

    Aku kristen mulai kecil, Sekolah mggu juga rajin.

    Waktu aq menginjak usia remaja, mulai puber kira-kira klas 3 smp, biasa lah anak usia segitu (peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa remaja) mengalami gejolak emosi.
    Demikian juga dengan Rohaniku, mengalami tekanan seakan-akan ada yang mendorong hatiku untuk menolak Yesus sebagai TUHAN dan Juruselamatku… Apalagi waktu itu aku senang membaca buku yang membahas tentang Ketuhanan Yesus, tetapi yang mengarang orang yang beragama di luar Kristen gitu… Jadi di buku itu selalu menjelek2kan dan menolak Yesus…. Aku menjadi percaya ama tulisan2 di buku-buku itu..
    Waktu itu bener2 aku bimbang, kepercayaanku pada Yesus hanya 50% loh…..
    Aku berdoa juga jadi males,,, kadang aku tertawa kalo denger Pendeta kotbah, aku anggap mereka omong kosong..!! (ampuni aku Tuhan)..

    Tapi mulai aku masuk SMA, aku dibabtis dan terima Yesus,
    aku juga mulai terpanggil melayani di gereja, (aku melayani musik di gereja sampe sekarang) seiring dengan itu imanku mulai tumbuh, tumbuh dan bertumbuh…, sampe akhirnya kepercayaanku menjadi 100% ama YESUS..!
    Apalagi terbukti Ia banyak sekali menolongku… Thank’s Papa Jesus…

    Sekarang puji Tuhan, aku udah nggak ragu lagi ama YESUS, Dia Tuhanku, Rajaku, segala2nya bagiku,
    dan bagimu tentu..

    God bless you all yang udah membaca kesaksianku ini

  5. Hadi Kristanto said, on Maret 1, 2009 at 11:41 pm

    Tuhan kita, memang Tuhan yang hidup karena Dia pernah merasakan hidup.Dia tinggalkan tahtanya dengan segala ke maha kuasaaNYA dan menjadi rendah,miskin dan papa untuk memberi contoh kepada kita bahwa Dia pernah sangat-sangat menderita, di olok-olok dan ditelanjangi supaya kita bisa tetap bersyukur tanpa melihat sejauh mana penderitaan kita.Sombong dan pembelaan diri bukan ciri pengikutNYA.Penganiayaan dan ketidakadilan itulah yang akan kita tanggung.Tapi perasaan nyaman dan teduh setiap kita dekat denganNYA.

  6. Berny Christian said, on April 13, 2009 at 12:30 pm

    Tuhan itu luar biasa, Tuhan beda banget dari yang g pikirin..satu hal yang g lihat, Tuhan itu baik, pengen d cinta mati sama Tuhan tapi di dunia ini selalu ada setan yang ganggu g..huh menyebalkan…Tuhan, i love you..

  7. ruan said, on September 19, 2009 at 8:16 am

    syalom….aku mulai kenal Tuhan pada waktu kelas 1 smp tepatnya setelah kelulusan sd aku terlahir di keluarga kristen tapi masih kristen ktp,nah awal aku bisa trima Yesus jadi juruslamat pribadiku tepatnya aku g tau yang jelas waktu itu dikota ku ada kkr pak jhon hartman dari Go stidio waktu itu aku sedang demam,dan tenggorokan ku sakit nsusah banget untuk nelan akhirnya dibawa teman mama aku untuk ikut ke kkr,nah disitu aku mulai dijamah Tuhan setelah pulang dari kkr di hari pertama besoknya aku mengalami yang namanya pendarahan ya walau hanya 2 minggu yach hampir sebulan pokoknya g enak banget dech rasanya,waktu itu teman mama ngajak kami lagi ke sebuah persekutuan disitulah kami sekeluarga dijamah Tuhan dan mengikut Tuhan serta layani Dia.selang 2 thn berjalan mama aku dipanggil Tuhan disitu aku benar-benar g bisa terima,berontak disaat aku masih perlu mama aku,saat itu aku masih kelas 2 smp mau masuk kelas 3 rasa g percaya banget,tapi disitu aku mulai belajar untuk mengikuti apa yang Tuhan mau aku melayani dan papa aku juga melayani Dia. aku bersyukur banget karna papa aku terus menopang aku lewat doanya,sabar dalam mendidik kami anak-anaknya,dan disitu aku jadi lebih semangat dalam melayani Tuhan hingga akhirnya papa aku juga dipanggil Tuhan disitu aku benar-benar terpukul banget,orang yang selama ini menopang aku,nasehati aku dan tidak sekedar jadi papa tapi juga sahabat aku harus pergi hingga akhirnya aku ambil keputusan untuk tidak fulltime lagi digereja tapi melayani partime sambil bekerja,tapi Tuhan itu baik banget aku tak pernah dibiarkan sendiri hingga akhirnya aku menemukan pasangan yang sepadan yang Tuhan sediakan bagi aku yang karakternya mirip banget sama papa dan sekarang pernikahan kami sudah berjalan 3 thn,dan tak pernah kami kekurangan melainkan berkatnya melimpah walau kami harus melewati proses yang begitu berat tapi puji Tuhan kami bisa melewatinya itu semua karna campur tangan Tuhan dalam kehidupan kami.thanks God.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: